Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Pelajar SMP di Tulungagung

Editor

Dede Nana

24 - Sep - 2024, 07:41

Polsek Kalangbret berhasil gagalkan rencana tawuran antar pelajar SMP di Kota Tulungagung. (dok. Humas Polres Tulungagung)


JATIMTIMES - Polsek Kalangbret Tulungagung sukses menggagalkan aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok pelajar SMP di Kota Tulungagung. Aksi ini melibatkan siswa dari SMPN 4 Tulungagung yang berencana untuk menyerang SMPN 1 Kauman sejak Sabtu, 22 September 2024. 

Upaya tersebut berhasil dicegah berkat informasi yang diterima dari pihak sekolah dan tindakan cepat aparat kepolisian. Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasihumas Polres Ipda Nanang pada Selasa, 24 September 2024 menjelaskan, sebelumnya pihak kepolisian telah menerima laporan dari Guru Pembina SMPN 4 Tulungagung. Laporan bermula saat banyak siswa kelas 8 dan 9 yang absen pada hari tawuran yang direncanakan. 

“Informasi itu dari guru Pembina SMPN 4 Kota Tulungagung, karena banyak siswa kelas 8 dan 9 yang tidak masuk sekolah. Atas informasi tersebut, Polsek Kalangbret melakukan langkah antisipasi dan razia sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Ipda Nanang 

Polisi segera merespons laporan tersebut dengan melakukan patroli dan razia di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik kumpul siswa sebelum tawuran. Hasilnya, upaya para siswa untuk melakukan aksi kekerasan itu dapat dihentikan sebelum sempat terjadi. 

"Alhamdulillah, rencana para siswa yang akan tawuran ke SMPN 1 Kauman dapat digagalkan oleh Polsek Kalangbret," lanjut Ipda Nanang. 

Pasca peristiwa tersebut, pihak Polsek Kalangbret pada Senin 23 September 2024 kemarin telah mengadakan pembinaan secara langsung kepada para siswa yang terlibat aksi nyaris tawuran tersebut. Pembinaan ini dilakukan langsung oleh Kapolsek Kalangbret bersama Kanit Intel dan Kanit Reskrim, serta dihadiri oleh orang tua siswa. 

Pembinaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya dan konsekuensi negatif dari tawuran. Para siswa juga diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. 

"Dalam pembinaan, mereka didampingi oleh orang tua siswa, dengan tujuan agar orang tua juga dapat memberikan himbauan, pengarahan, serta pengawasan di rumah," tandas Ipda Nanang. 

Langkah antisipatif lain yang dilakukan Polsek Kalangbret adalah menjalin koordinasi dengan pihak sekolah agar dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Pihak kepolisian berharap kerjasama yang baik antara sekolah dan kepolisian dapat memberikan pengawasan lebih ketat terhadap perilaku siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar. 

Kasus aksi nyaris tawuran antar pelajar ini menjadi peringatan penting bagi pelajar dan orang tua untuk lebih waspada terhadap potensi perilaku berbahaya khususnya bagi kalangan anak-anak remaja. 


Topik

Peristiwa, tawuran pelajar, smpn 4 tulungagung, smpn 1 kauman, polsek kalangbret,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette