Imbau Masyarakat Beli Elpiji di Pangkalan, Pertamina Jatimbalinus Sidak Bersama Pemkot Kediri
Reporter
Bambang Setioko
Editor
Yunan Helmy
07 - Sep - 2024, 12:32
JATIMTIMES - Guna menambah rasa aman dan nyaman masyarakat, Executive GM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti melakukan sidak ke beberapa lokasi di Kediri,Jumat (6-9-2024). Pemerintah Kota Kediri yang diwakili Erwin Sukarno, kabag perekonomian Kota Kediri, ikut dalam sidak tersebut.
Sejumlah lokasi yang dikunjungi antara lain pangkalan Wahyu Digma dan Rio Badrus Saputra serta toko kelontong Surya di Jalan Brigjen Pranoto, Kecamatan Pesantren. Dilanjutkan ke Resto Kampoeng Nelayan.
Baca Juga : Perkuat Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, OJK Kediri Gelar Media Gathering Bersama Jurnalis
Hasil sidak yang dilakukan, pangkalan masih menjual dengan HET (harga eceran tertinggi). Pencatatan pembelian KTP juga dilakukan. Stok dalam keadaan aman dan tabung isi rata-rata 90 tabung. Pelaku usaha resto juga menggunakan tabung bright gas sesuai ketentuan.

Aji Anom mengatakan bahwa saat ini stok elpiji di Jatim dan Kediri dalam kondisi aman. Penyalurannya menyesuaikan kuota dari pemerintah untuk masing-masing daerahnya.
“Kami menyampaikan amanah dari pemerintah, mengimbau seluas-luasnya kepada masyarakat untuk membeli langsung di pangkalan elpiji Pertaminaagar HET dinikmati langsung oleh masyarakat seharga Rp 16.000 di Jatim misalnya. Harga paling murah, stok melimpah, takaran dan berat dijamin aman. Kami menjamin tidak ada pangkalan yang menjual di atas harga tersebut. Kalaupun ada, langsung kami tindak tegas,” ujar Aji.
“Saat ini melalui program Subsidi Tepat Elpiji yang diinisiasi Pertamina, di Kota dan Kabupaten Kediri sudah terdaftar 1,1 juta lebih KK membeli elpiji menggunakan KTP. Di Jatim sudah ada 11,5 juta lebih KK. Ini guna menjamin masyarakat yang berhak mendapatkan haknya,” lanjutnya.
“Jumlah pangkalan di Kota dan Kab Kediri mencapai 1.700 lebih pangkalan. Dengan jumlah tersebut, jika dibagi dengan jumlah desa, maka terdapat 3-4 pangkalan per desa. Dengan jumlah tersebut, seharusnya tidak ada alasan lagi masyarakat sulit mengakses elpiji murah. Untuk mengetahui lokasi pangkalan terdekat bisa menghubungi call center Pertamina 135,” ungkap Aji.
Muhammad Rizal (21), seorang penjual bebek goreng di Kediri, memberikan testimoni mengenai pengalamannya dalam membeli elpiji 3 kg. “Saya selalu membeli elpiji di pangkalan resmi setiap hari dengan harga normal Rp 16.000,” ujarnya.
Baca Juga : 3 Tips Liburan Murah Akhir Tahun, Rencanakan dari Sekarang!
Rizal juga menambahkan bahwa meskipun ada toko kelontong yang menjual dengan harga lebih tinggi, ia menyarankan teman-temannya, terutama para pelaku usaha UMKM, untuk membeli langsung di pangkalan. "Selisih harga Rp 2.000 sangat berarti bagi kami, pelaku usaha kecil," ucapnya.
Erwin Sukarno, kabag perekonomian Kota Kediri, juga menekankan pentingnya membeli elpiji langsung di pangkalan. “Hari ini kami bersama Pertamina mengecek rantai pasok elpiji 3 kg, mulai dari agen hingga pangkalan. Hasilnya, stok aman dan tersedia, baik elpiji 3 kg, 5,5 kg, hingga 12 kg. Kami mengimbau warga untuk membeli langsung di pangkalan agar mendapatkan produk yang terjamin kualitasnya dan sesuai dengan harga standar yang telah ditetapkan oleh Pertamina,” jelas Erwin.
Sementara itu, Amsal, pemilik Pangkalan Wahyu Digma Krisbianto, menegaskan bahwa pengiriman elpiji dari Pertamina berjalan lancar setiap hari tanpa pengurangan stok. "Kami menerima rata-rata 90 tabung setiap hari dan pembelian di pangkalan diwajibkan menggunakan KTP. Saya juga mengingatkan masyarakat untuk membeli langsung di pangkalan agar mendapatkan layanan yang lebih aman dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Amsal.
