Viral, Kamar Kos di Malang Dijadikan Tempat Budidaya Lobster Setelah Nunggak 2 Bulan
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Nurlayla Ratri
14 - Aug - 2024, 01:15
JATIMTIMES - Kisah yang tidak biasa terjadi di Malang, sebuah kamar kos yang telah menunggak pembayaran selama dua bulan ternyata digunakan untuk budidaya lobster.
Peristiwa ini baru-baru ini viral di media sosial, setelah seorang penjaga kos melakukan penggerebekan terhadap kamar yang tidak lagi dihuni pemiliknya. Namun di dalamnya ditemukan kolam lobster yang sebagian besar isinya telah mati.
Baca Juga : Waduh! Akuatik Kabupaten Malang Tak Dukung Turnamen Renang Antar Sekolah Piala Bupati Malang
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @griyakosbuernahuda, terlihat seorang penjaga kos yang membagikan pengalamannya membuka kamar kos yang sudah dua bulan tidak dibayar oleh penghuninya. Sesuai dengan kesepakatan yang berlaku, jika pembayaran tidak dilakukan dalam jangka waktu tertentu, penjaga kos berhak membuka kamar tersebut secara paksa.
"Anak kos ini sudah nunggak dua bulan, jadi sesuai perjanjian kamar harus dibuka paksa," ujar penjaga kos tersebut.
Dalam video yang dibagikan, tampak sebelum membuka kamar, penjaga kos melakukan persiapan khusus. Termasuk memakai masker ganda, karena penghuni kos lain melaporkan adanya bau busuk seperti bangkai tikus dari dalam kamar tersebut.
Namun, saat pintu kamar berhasil dibuka, yang ditemukan justru sesuatu yang tidak biasa. Penjaga kos terkejut mendapati sebuah kolam kotak yang terbuat dari paralon air di tengah kamar. Kolam tersebut berisi sedikit air dan sejumlah paralon yang telah dipotong kecil-kecil. Di mana paralon kecil-kecil itu di dalamnya terdapat lobster.
Sayangnya, sebagian besar lobster tersebut sudah mati, dan bangkainya telah dikerubungi belatung, yang diduga menjadi sumber bau busuk di kamar itu.
Sementara itu, kasur yang seharusnya digunakan untuk tidur justru ditempatkan berdiri di sudut kamar, seakan tidak lagi digunakan.
Menurut penjaga kos, penghuni kamar tersebut sudah sering diperingatkan untuk segera melunasi pembayaran kos, namun tidak pernah diindahkan. Ia bahkan memberikan batas waktu hingga 7 Agustus untuk melakukan pembayaran, dengan peringatan bahwa kamar akan dibuka paksa jika tidak ada respons. Namun hingga batas waktu tersebut, penghuni kos tidak juga membayar, dan bahkan tidak bisa dihubungi.
Terlihat penjaga kos segera membersihkan kamar yang telah dijadikan tempat budidaya lobster tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa biaya sewa kamar tersebut sebenarnya hanya sebesar 300 ribu rupiah per bulan.
Baca Juga : Ini Nama SD dan SMP dari Kabupaten Malang yang Mengundurkan Diri dari Piala Bupati Malang
"Daripada dibuat tidur lobster, mending kamarnya dibuat tidur kamu, 300 ribu tiap bulan," canda penjaga kos sambil menunjukkan kondisi kamar yang telah dibersihkan.
Berdasarkan penelusuran JatimTIMES, kamar kos yang dijadikan tempat budidaya lobster tersebut berlokasi di Jl. Mayjend Panjaitan, Gang 8C, No.18C, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kejadian ini mengundang beragam reaksi dari warganet yang heran dan takjub dengan tindakan penghuni kos tersebut.
"Tapi masi mending drpda yg hoarding disorder," komentar akun @Hermione****.
"Loh terus kasur e dimana kok bisa dibuat budidaya lobster," tulis akun @nj**,
"Kok bisa ya kepikiran bikin tambak budidaya lobster di dalem kamar kost," ujar @i*.
Sementara akun @je**** berspekulasi, "Jangan-jangan dia penelitian tugas akhirnya itu (budidaya lobster)."
