BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Gelar Penghijauan dan Sosialisasi Program di Ketapang

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

12 - Jun - 2024, 11:23

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi terjun laksanakan penghijauan dan sosialisasikan program kerja di Ketapang.


JATIMTIMES -Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi melaksanakan kegiatan "Employee Volunteering" bertema 'Go Green' yang bertujuan untuk penghijauan dan edukasi masyarakat di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini melibatkan seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi yang secara sukarela memberikan kontribusi untuk lingkungan sekitar. 

Baca Juga : Blitar Jadi Pusat Peringatan BBGRM dan HKG PKK Jatim 2024: Kolaborasi Pemprov, Pemkot, dan Bank Jatim Perkuat Gotong Royong

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Eneng Siti Hasanah menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga untuk memaksimalkan potensi karyawan dalam kegiatan sosial dengan menggunakan dana mandiri.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni. Momentum ini sangat penting untuk meningkatkan penghijauan di lingkungan sekitar dan mengambil tindakan positif bagi perlindungan alam serta planet bumi,” jelas Eneng dalam sambutannya.

Selama kegiatan, BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi memberikan 50 bibit pohon buah kepada masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Kopdarwis) Kecamatan Ketapang.

Indra, salah satu perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, menambahkan bahwa pemberian bibit pohon buah ini merupakan bagian dari upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menggugah masyarakat untuk sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan menanam pohon buah, kita tidak hanya menambah penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar,” tutur Indra.

Tidak hanya itu. BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada berbagai kalangan di Kecamatan Ketapang, seperti pedagang, tukang ojek, tukang becak, dan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Melalui sosialisasi ini, mereka berusaha memberikan pemahaman tentang pentingnya perlindungan pekerja melalui program BPJamsostek.

“Kami juga menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada pedagang, tukang ojek, tukang becak, dan pelaku UMKM terkait iuran dan manfaat program ini di Kecamatan Ketapang. Hal ini penting agar mereka mengerti betapa vitalnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Indra lebih lanjut.

Baca Juga : Survei LSI Denny JA di Kota Malang: Abah Anton Dominan Unggul

Dalam acara tersebut, Eneng juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dia menekankan bahwa setiap pekerja harus memahami manfaat dan program yang ditawarkan oleh BPJamsostek untuk memastikan mereka terlindungi dalam bekerja.

“Kami ingin setiap pekerja mengerti cara mendaftar dan manfaat apa saja yang mereka dapatkan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan ini sangat penting, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor informal,” kata Eneng menutup acara.

Kegiatan penghijauan dan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan perlindungan pekerja di wilayah Banyuwangi. BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi berharap kegiatan ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi-aksi positif demi kesejahteraan bersama dan kelestarian alam.

Dengan semangat 'Go Green', BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program sosial dan edukasi yang berkelanjutan.


Topik

Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan , BPJAMSOSTEK, manfaat BPJS Ketenagakerjaan, penghijauan, Banyuwangi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette