Getaran Banjir Lahar Dingin Semeru Lebih dari 4 Jam 

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

19 - Apr - 2024, 02:11

Beberapa warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, mengungsi pada Kamis (18/4) malam akibat banjir lahar Semeru. (Foto: X/@info_semeru)


JATIMTIMES - Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang dua desa di Kabupaten Lumajang pada Kamis (18/4) malam. Akibat banjir tersebut, warga Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dan warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, mengungsi. 

Update laporan banjir lahar dingin Gunung Semeru periode pengamatan Kamis (18/4) pukul 18.00 hingga 24.00, terekam 1 kali gempa getaran banjir. 

Baca Juga : Klaim 40 Persen Sudah Refund, Mafest Tak Mau Beberkan Alasan Konser Batal

"Amplitudo 40 mm dan lama gempa 15.300 detik (4,25 jam)," tulis keterangan akun @info_semeru, pada Jumat (19/4) pukul 00.13 dini hari. 

Getaran banjir longsor Semeru. (Foto: X @info_semeru)

Getaran banjir longsor Semeru. (Foto: X @info_semeru)

Akun tersebut juga menunjukkan salah satu rumah warga Poncokusumo yang terkena longsor akibat banjir lahar dingin. Tampak dalam video yang dibagikan, dinding rumah ambrol dan tanah longsoran masuk ke dalam rumah. 

"Salah satu rumah warga Rumah Pak jengot poncokusumo kena longsor Pak gik," tulis keterangan akun tersebut. 

Sementara itu, pada unggahan lainnya,  tampak beberapa warga Kebondeli dan Supiturang mengendarai motor hingga mobil untuk menyelamatkan diri dari banjir lahar. Tampak dari video, beberapa  warga membawa tas diduga berisi barang-barang berharga. 

"Warga Kebondeli di Infokan mengungsi, akibat banjir cukup besar," kata @info_semeru. 

"Warga Supiturang proses evakuasi untuk mengungsi, akibat banjir cukup besar," imbuh keterangannya. 

Baca Juga : Ini Cara Forpimka Kecamatan Glagah Menjaga Kamtibmas Wilayah

Banjir dan longsor ini terjadi imbas Gunung Semeru yang kembali erupsi baru-baru ini. Selain itu, hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan laporan BPBD Jawa Timur hingga pukul 22.00 WIB, ada dua desa yang terendam banjir di Kecamatan Candipuro. Yakni Desa Jugosari dan Desa Penanggal.

Ketinggian banjir di Dusun Sumberwuluh, Desa Penanggal, mencapai 15 sampai 20 centimeter. Bahkan salah satu fasum desa terdampak. Sedangkan dampak di Dusun Sumber Kajar, Desa Jugosari, masih dalam pendataan.

Hujan lebat yang turun di Lumajang juga menyebabkan longsor di Jalan Raya Dampit-Lumajang, Dusun Krajan, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Kamis (18/4) malam. Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa material longsor.

Menurut keterangan BPBD, salah satu tebing longsor dan menimpa rumah yang berada di Jalan Raya Dampit-Lumajang tersebut.


Topik

Peristiwa, Banjir Semeru, Gunung Semeru, banjir lahar dingin Semeru, Semeru,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette