Catatan Bawaslu Kabupaten Malang: KPPS Kelelahan Bikin Kesalahan Input Rekapitulasi

Reporter

Ashaq Lupito

06 - Mar - 2024, 03:58

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang M Wahyudi saat mengomentari jalannya rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Malang yang dilangsungkan di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang sebelum akhirnya selesai pada Selasa (5/3/2024). (Foto: Ashaq Lupito / JatimTIMES)


JATIMTIMES - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang M Wahyudi menyebut, banyak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kelelahan. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya kesalahan administrasi saat pleno rekapitulasi berlangsung selama tujuh hari berturut-turut.

"Hasil pengawasan kita, pencatatan DPT (Daftar Pemilih Tetap) itu meski tidak signifikan tetapi ada perubahan angka. Jadi kadang ada yang mentotalkan jumlah DPT itu keliru input saja," ungkapnya.

Baca Juga : PAN dan PPP Jember Keberatan Hasil Rekapitulasi Sumberbaru, Desak Lakukan Penyandingan Data

Wahyudi menyebut, kesalahan input administrasi tersebut secara jumlah tidak signifikan. Bahkan angkanya secara garis besar tidak sampai puluhan.

"Di pengawasan kami, tidak ada yang (jumlah kesalahan input) secara signifikan. Hanya di beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara) itu terjadi keliru input saja sehingga seolah-olah besar, tapi sebenarnya tidak besar," imbuhnya.

Meski jumlahnya tidak signifikan, namun berdasarkan catatan Bawaslu kesalahan administrasi terjadi di hampir semua wilayah di Kabupaten Malang. Namun hanya di beberapa TPS.

"Kalau (terjadi) di semua kecamatan, iya. Tapi tidak di semua TPS, hanya beberapa saja," ujarnya.

Jika di rata-rata, diterangkan Wahyudi satu kecamatan jika dikalkulasikan hanya ada tiga hingga lima DPT yang terjadi kesalahan input administrasi. "Tidak ada yang sampai puluhan atau ratusan," tuturnya.

Meski tidak memungkiri terjadi kesalahan administrasi terkait input DPT. Namun Wahyudi memastikan tidak mempengaruhi perolehan suara yang berlangsung pada Pemilu 2024.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Unggul Telak di Kabupaten Malang, Bakal Jadi Senjata di Pilkada

"Sama sekali tidak mempengaruhi perolehan suara. Secara keseluruhan proses rekapitulasi di tingkat Kabupaten Malang relatif lancar," ujarnya.

Wahyudi menyebut, kesalahan administrasi yang terjadi pada kekeliruan input disebabkan karena beberapa faktor. Sedangkan yang utama adalah faktor KPPS yang kelelahan saat menjalankan tugasnya.

"Di setiap kecamatan ada (kesalahan input administrasi), di 33 kecamatan itu ada. Memang kita menyadari KPPS mungkin ada yang baru. Tapi sebenarnya juga bukan menjadi problem ketika memang proses input terjadi kesalahan. Memang proses pelaksanaannya melelahkan, sehingga bisa saja karena faktor human error saja, bukan kesengajaan," pungkasnya.


Topik

Politik, rekapitulasi suara, KPU Kabupaten Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette