143 Sekolah di Banyuwangi Dijabat Pelaksana Tugas 

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

17 - Feb - 2024, 04:20

Suratno, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Banyuwangi (foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)


JATIMTIMES - Salah satu dampak dengan adanya kebijakan pemerintah melaksanakan moratorium penerimaan aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia,khususnya dalam bidang pendidikan tidak sedikit sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah definitif.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Banyuwangi, Suratno, saat ini tercatat 143 sekolah yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) di Banyuwangi. Terdiri dari 142 Sekolah Dasar (SD) dan 1 SMP.

Baca Juga : Bandara Internasional Banyuwangi Terus Berbenah, Persiapan Keberangkatan Jamaah Umroh

“Karena gelombang pensiun Kepala Sekolah (Kasek) memang beberapa waktu terakhir seperti itu. Walaupun kemarin sempat terisi tetapi ada lagi yang menyusul pensiun setiap bulan ada,” ujar Suratno

Dia menuturkan untuk guru dan tenaga pendidik dalam satu tahun rata-rata ada sekitar 500 ASN yang memasuki purna tugas atau pensiun. Sementara tenaga yang masuk tidak berimbang. Tahun lalu kuota guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ada 126 orang.

Sehingga pendekatan Dinas Pendidikan Banyuwangi melakukan rasionalisasi  dengan cara melakukan kajian dan pemetaaan (maping) SD yang jaraknya berdekatan, jumlah siswanya tidak terlalu besar akan dimerger.

“Dengan begitu akan ada efisiensi dari sisi pendanaan, sumber daya manusia (SDM) dan sekolahnya akan semakin bersemangat,” imbuh Suratno.

Adapun jumlah sekolah yang akan dilakukan merger saat ini masih dalam tahapan pengakajian. Apabila tidak dilakukan maka akan timpang. Bahkan saat ini ada beberapa sekolah yang ASN nya jauh dari kebutuhan maksimum sekitar 9 – 10 orang, termasuk penjaga sekolah.

Baca Juga : Habis Jaga TPS, Banyak Personel Polres Malang Kena ISPA

“Kadang ada 3 – 5 orang kemarin terisi oleh PPPK. Mudah-mudahan tahun 2024 akan ada pengisian yang signifikan,” tambah Suratno.

Selain itu untuk posisi jabatan Korwilersatdik kecamatan juga banyak yang dirangkap antara lain; kecamatan Glagah dengan Banyuwangi, Giri dengan Kecamatan Wongsorejo, Licin dan lain-lain bahkan hampir separuh dari wilayah kecamatan yang ada.


Topik

Pendidikan, Banyuwangi, Suratno, kasek,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette