Soal Klasik Pupuk Subsidi, Ketua Poktan Didemo Petani Grabagan Tuban
Reporter
Ahmad Istihar
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
09 - Jan - 2024, 06:54
JATIMTIMES- Puluhan petani Dusun Klampeyan, Desa/ Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Geruduk Ketua Kelompok Tani (Poktan) Klampeyan Bersinar, diduga menyelewengan pupuk subsidi.
Aksi demo yang digelar di balai Desa Grabagan, para petani menuntut agar Darsono sebagai Ketua Kelompok Tani Klampeyan Bersinar merangkap kepala dusun bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan pupuk.
Baca Juga : Tanggapan Cak Imin dan Kaesang soal Grace-Isyana Hampiri Moderator Saat Debat
Warga setempat, Mujiono menyebutkan bahwa, aksi demo kali ini sebagai bentuk protes lantaran pupuk yang seharusnya menjadi jatah petani Klampeyan Bersinar, justru diduga dibawa ke luar wilayah lain.
"Informasinya yang terakhir pupuk tersebut dibawa ke Mbok Kengkeng (Desa Jadi). Padahal itu lain kecamatan," katanya.
Dia dengan para petani meminta kepada Darsono untuk membeberkan jumlah alokasi pupuk yang diterima kelompok tani mulai tahun 2021 hingga 2023, yang tersalurkan kepada masing - masing petani.
"Sampai sekarang yang bersangkutan tidak bisa menjelaskan. Berarti adanya penyelewengan itu 99 persen benar," ujarnya.
Tokoh masyarakat setempat, Sulaiman menyatakan, dugaan praktk penyimpangan pupuk subsidi ini kabarnya sudah dijalankan 3 tahun lalu, dan baru diketahui atau ditindaklanjuti beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Tahan di Lahan Terkontaminasi Air Asam, Padi BK Situbondo Jadi Varietas Padi Unggul
Dia menambahkan dugaan penyelewengan alokasi pupuk sebenarnya terjadi di sejumlah wilayah di Tuban. Sebab Gapoktan, Poktan dan kios yang terdaftar rata - rata cacat administrasi dan kepengurusan. Sehingga persoalan ini klasik dan lazim terjadi. "Yang jelas contoh seperti ini tuntutan dari masyarakat yang bersangkutan mengundurkan diri dari jabatan ketua kelompok tani maupun Kadus," tegasnya.
Pantauan di lokasi, situasi sempat memanas lantaran Darsono enggan untuk membeberkan jumlah alokasi pupuk yang diterima dan yang telah dibagikan kepada petani. Ia hanya bersedia mengungkapkan kepada penyidik, sebab perkara ini telah diadukan ke Polres Tuban.(*)
