Tim Ekspedisi Indonesia Baru Bertamu ke Unitri, Paparkan Petualangan 424 Hari Keliling Indonesia

07 - Oct - 2023, 01:39

Dandhy Laksono dan Benaya Harobu saat paparan temuan lapangan unboxing oleh-oleh 424 hari keliling Indonesia di Unitri. (Foto: Dokumentasi Unitri)


JATIMTIMES - Tim Ekspedisi Indonesia Baru hari ini Jumat (6/10) bertamu ke Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang. Mereka memaparkan temuan lapangan unboxing oleh-oleh 424 hari keliling Indonesia.

 Anggota tim ekspedisi adalah Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu. Namun yang hadir kali ini hanya Dandhy Laksono dan Benaya Harobu. Benaya merupakan alumni Unitri angkatan 2017. 

Baca Juga : 5 Hari Pasar Induk Among Tani Kota Batu Resmi Beroperasi, Masih Banyak Warga Penasaran

Dalam pemaparannya, Benaya menjelaskan Tim Ekspedisi Indonesia Baru berhasil menyelesaikan perjalanan mengelilingi Indonesia menggunakan sepeda motor selama 424 hari. Benaya juga menambahkan bahwa selama satu tahun mengelilingi Indonesia, mereka telah berhasil membuat beberapa karya film dokumenter.

“Sebagian sudah ada di Youtub. Beberapa lainnya terpaksa harus kami upload di platform berbayar untuk tetap independen” jelasnya. 

Selanjutnya, Benaya mengatakan ada dua trailer film yang menjadi fokus isu untuk diangkat oleh tim Ekspedisi Indonesia Baru, yakni pertanian dan perikanan. Kedua film yang dimaksud adalah Silat Tani dan Angin Timur.

Dandhy Laksono  menambahkan  alasan mengapa dua tema tadi yang dipilih oleh Tim Ekspedisi Indonesia Baru.  “Karena ini sektor yang paling dasar, yaitu pangan. Kita ini sekarang menghadapi masalah yang tidak terlihat tapi serius, menyangkut pertanian” terangnya.

Baca Juga : Tim Dosen Pengabdian Departemen Administrasi Pendidikan UM Dampingi Penulisan Karya Ilmiah Guru dan Kasek

Dandhy mengatakan bahwa setiap tahun rumah tangga petani perlahan mulai hilang hingga lima ratus ribu rumah tangga. “Jadi, dalam sensus pertanian 2013 kemarin, yang akan di-update lagi pada sensus 2023 ini, hasilnya belum keluar. Dalam 10 tahun kita kehilangan sekitar 25 juta rumah tangga petani” imbuhnya.

Selain mulai hilangnya rumah tangga petani, tren usia petani kita saat ini juga 70% berumur di atas 45 tahun. “Menurut Bappenas, jika tren itu terus terjadi, dalam 40 tahun ke depan Indonesia sudah tidak memiliki petani” tandasnya.


Topik

Pendidikan, Tim Ekspedisi Indonesia Baru, setahun keliling Indonesia, Indonesia,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette