Pertamina Sebut Pasokan LPG 3 KG Tetap, Kelangkaan hanya di Level Pengecer
Reporter
Riski Wijaya
Editor
A Yahya
27 - Jul - 2023, 12:37
JATIMTIMES - Pertamina tak bisa berbuat apa-apa terkait kelangkaan tabung gas LPG (Liquefied petroleum gas) bersubsidi 3 kilogram yang dirasakan warga Kota Malang. Hal itu dikarenakan kelangkaan yang terjadi bukan pada pangkalan resmi dari Pertamina. Kelangkaan tabung LPG terjadi di tingkat penjual level pengecer atau toko kelomtong yang tidak dilengkapi dengan keterangan sebagai pangkalan resmi pertamina.
Sementara, jangkauan pertamina tidak sampai pada level penjual di tingkat pengecer. "Nah ini (kelangkaan di level pengecer) sudah di luar wewenang pengawasan kami (Pertamina). Kami memastikan bahwa di pangkalan resmi ada dan dijual sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi)," ujar Area Manager Com, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Rabu (26/7/2023) siang.
Baca Juga : AS Lakukan Pembatasan Visa Pejabat Usai Uganda Sahkan Hukuman Mati Bagi Kaum LGBT
Berdasarkan datanya hingga saat ini, distribusi gas LPG 3 kg relatif lancar seperti biasa. Kondisi tersebut ia pastikan terjadi di semua toko yang menjadi pangkalan resmi Pertamina. Termasuk soal jumlah yang didistribusikan, yang menurutnya tidak ada perubahan jumlah.
"Tidak ada pembatasan atau perubahan supply dari Pertamina. Kami monitor sampai dengan jalur distribusi paling akhir, yaitu pangkalan resmi day to day, dan memastikan stok LPG 3 Kg ada di seluruh pangkalan resmi," jelas Ahad.
Untuk itu dirinya menyarankan agar masyarakat bisa membeli gas LPG 3 kg di pangkalan resmi. Pasalnya, selain memastikan ketersediaannya, harga penjualan LPG 3 kg juga dipastikan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 16 ribu per tabung.
Sedangkan untuk sebaran pangkalan resmi, dirinya juga memastikan telah ada hingga di lingkungan kelurahan. Dari datanya, tercatat ada sebanyak 731 pangkalan resmi di Kota Malang, sementara di Kabupaten Malang ada sebanyak 1.994 pangkalan.
"Kebetulan pangkalan itu tersebar sampai ke desa dan kelurahan. Masyarakat bisa langsung menghubungi 135 jika memang di pangkalan terdekat dari rumahnya tidak terdapat LPG 3 Kg," jelas Ahad.
Baca Juga : Putin Resmi Sahkan UU Larangan Ganti Kelamin, Pukulan Telak Bagi LGBT di Rusia
Sementara untuk konsumsi LPG 3 kg di Malang Raya, lanjut Ahad, jumlah rata-rata mencapai 156 ribu tabung per hari. Sementara untuk supply atau pengirimannya juga menyesuaikan jumlah tersebut. Dan sampai saat ini menurutnya juga masih tidak ada perubahan.
Di sisi lain, kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di Kota Malang ini dikeluhkan oleh masyarakat. Seorang pemilik warung di wilayah Kecamatan Klojen, Helmi mengaku kesulitan mendapat LPG 3 kilogram di sekitar tempatnya berjualan.
"Sejak kemarin mencari susah. Di pangkalan resmi yang ada di Jl. Embong Brantas juga kosong. Hari ini, Rabu (26/7/2023) saya nyari sekitar 10 toko, baru nemu di sekitar Splendid. Itu pun harganya Rp 22 ribu," jelas Helmi.
