Viral Marawis NU Tampil di Acara Peresmian Gereja Katolik, Netizen: Toleransi kok Seperti Itu

Reporter

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

26 - Jul - 2023, 06:42

Group Marawis NU yang tampil di Gereja. (Foto screenshot)


JATIMTIMES - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video peresmian Gereja Katolik di Lawang Kidul, Tanjung Enim, Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) yang diiringi tabuhan musik marawis oleh santri Nahdlatul Ulama (NU).

Diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo, terlihat beberapa pria dan wanita berbusana Muslim berada di atas panggung sambil memainkan alat musik rebana dan darbuka.

Baca Juga : Dua Hari Pemkot Batu Bersama Pertamina Gelontor 2.590 Tabung Elpiji 3 Kg di Wilayah Kelangkaan

Group musik Marawis itu diduga berasal dari salah satu pondok pesantren NU di Muara Enim. Mereka terdengar melantunkan salawat nabi dalam acara peresmian gereja itu.

Tak hanya sekedar sebagai penghibur, namun peresmian gereja itu juga dilakukan oleh Pj Bupati Muara Enim Usmawri Kaffah, Rabu (19/7/2023) lalu.

Lantunan musik dan salawat nabi yang dimainkan group marawis itu terlihat dinikmati oleh para tamu undangan. 

Dalam kursi undangan terlihat salah satu orang berkopiah hitam mengenakan seragam banser berada di tengah-tengah tamu undangan.

Video tersebut lantas menuai beragam komentar warganet. Banyak dari mereka yang menilai para group marawis itu salah arti dalam memahami toleransi.

"Toleransi kok begitu caranya," tulis @andhi***.

"Toleransi itu menghargai perbedaan, bukan mencampur adukkan perbedaan," tulis @iqbaal**.

"Gak semua aspek bisa di 'toleransi'," tulis @rizal***.

Baca Juga : Antisipasi Konvoi Perguruan Silat saat Suroan, Polresta Malang Kota Lakukan Pengamanan dan Penyekatan

Terkait hal itu, Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi tidak membantah adanya peresmian gereja yang diiringi musik marawis itu.

Ia mengaku selain dihadiri Pj Bupati Muara Enim, dirinya saat itu juga hadir dalam acara peresmian Gereja Katolik Paroki Santo Yosef. Ia juga mengatakan jika acara tersebut terbuka untuk umum.

Lebih jauh Andi menjelaskan jika acara peresmian itu bukan ibadah Nasrani namun hanyalah bentuk syukur setelah gereja yang telah berdiri sejak 1928 tersebut rampung direhab.

"Acara ini, juga bukan kegiatan ibadah Nasrani, hanya peresmian pemugaran Gereja yang selesai dipugar,” ungkap Andi kepada awak media, Rabu (26/7/2023) kemarin.

Andi berharap agar acara tersebut tidak menjadi persolan sebab dalam acara tersebut menurutnya tidak mencampur adukkan ibadah.

"Kami berharap, agar kegiatan peresmian tersebut ini tidak digoreng, karena tidak ada kegiatan ibadah maupun mencampur adukkan kaidah ajaran agama masing - masing. Marilah kita menjadi bagian yang menjaga dan memperkokoh kerukunan antar umat beragama, Bhinneka Tunggal Ika. Bukan malah menjadi pemicu da menjadi oknum yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.


Topik

Peristiwa, group marawis, peresmian gereja Katolik, nu,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette