Ini Kemampuan Digital yang Banyak Dikuasai Warga +62, Download Jadi yang Pertama

Editor

Yunan Helmy

21 - Jun - 2023, 12:35

Ilustrasi kemampuan dalam penggunaan teknologi (pixabay)


JATIMTIMES - Secara umum, kemampuan masyarakat Indonesia dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi semakin baik. Hal ini terkuak dari hasil survei Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Katadata Insight Center (KIC) yang bertajuk Status Literasi Digital di Indonesia yang melibatkan 10 ribu responden.

"Kementerian Kominfo dan KIC melakukan survei ini terhadap 10 ribu pengguna internet berusia 13-70 tahun yang tersebar di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota Indonesia," kutip dari databooks katadata.

Baca Juga : Heboh, Anak SD Terciduk Main Roleplay di TikTok, Apa Itu Roleplay?

Adapun kemampuan itu termasuk dalam hal penggunaan perangkat keras dan lunak, mengetahui dan memahami sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Ini terlihat dari pilar Digital Skill yang mencapai 3,52 poin dari skala 1 sampai 5. 

Kemampuan yang paling dikuasai mayoritas responden yang pertama adalah dalam hal melakukan unduhan atau download file ataupun aplikasi secara mandiri. Ada 63 persen responden  menyatakan hal ini. 

Lalu 11 persen responden mengakui mendownload file atau aplikasi dengan bantuan orang lain. Dan ada 9 persen responden yang tak pernah melakukan download.

Kemudian, ada 57 persen responden yang mengatakan  dapat menyambungkan perangkat ke internet tanpa bantuan orang lain. Sedang mereka yang menyambungkan gawai ke internet dengan bantuan orang lain ada 13 persen responden. Di sisi lain ada juga yang bahkan tidak mengerti menyambungkan gawai ke internet. Persentasenya ada 9 persen responden.

Selain men-download, 58 persen respons mampu untuk mengunggah aplikasi atau file sendiri. Sedangkan 12 persen responden menyatakan dapat mengunggah file atau aplikasi dengan bantuan orang lain. Kemudian ada 13 persen responden yang tidak pernah melakukan unggahan file atau aplikasi.

Sementara 59 persen responden menyatakan dapat melakukan pencarian konten digital di internet sendiri. Dan, 11 persen responden menyatakan melakukan pencarian konten digital atau akses konten dengan bantuan orang lain. D sisi lain, ada 15 persen responden yang menyatakan tak pernah melakukan hal tersebut.

Baca Juga : Layanan BPJS Kesehatan Dapat Apresiasi dari Peserta Progam JKN: Tidak Ada Diskriminasi Pelayanan

Mereka yang bisa menyimpan konten digital sendiri  ada 51 persen responden. Sebanyak 20 persen responden menyatakan menyimpan konten digital dengan bantuan orang lain. Dan ada juga 20 persen responden yang menyatakan tidak pernah melakukan hal tersebut.

Kemudian, di era saat ini, jual beli berbagai jenis barang dapat dilakukan secara online. Terkait hal ini, ada 48 persen responden yang dapat melakukan belanja online sendiri. Lalu 10 persen responden melakukannya dengan bantuan orang lain. Kemudian, ada 26 persen responden yang mengaku tidak pernah melakukan belanja online. Bahkan, ada 3 persen responden yang mengaku tidak mengerti belanja online. 

Era perkembangan informasi yang semakin masif, marak berita hoax.Di sini 43 persen responden mengaku dapat melakukan pengecekan akan kebenaran sebuah informasi. Kemudian, 16 persen responden mengaku melakukan pengecekan kebenaran informasi dengan dibantu orang lain. Dan, 28 persen responden menyatakan tidak melakukan  melakukan pengecekan kebenaran sebuah informasi. Kemudian ada juga 4 persen responden yang menyatakan tidak mengerti. 


Topik

Pendidikan, Kemampuan digital, digital, warga 62,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette