Cari Ikan Mabuk, Pria di Tulungagung Hilang

Reporter

Anang Basso

Editor

Dede Nana

07 - Mar - 2023, 09:13

Pencarian korban hilang di Desa Batokan, Kecamatan Ngantru / Foto : Dokpol / Tulungagung Times


JATIMTIMES - Pesta Ikan mabuk atau pladu yang terjadi di sungai Brantas, Kabupaten Tulungagung kembali memakan korban. Pria yang diketahui bernama Djupri (58) warga Dusun Dlangkup, RT 22, RW 07, Desa Pojok, Kecamatan Ngantru dilaporkan ke polisi setelah dilakukan pencarian, namun tidak ditemukan. Peristiwa terjadi Selasa (7/3/2023) sekitar pukul 01.00 WIB dengan lokasi di sungai Brantas masuk Desa Batokan.

Kronologi kejadian, Senin (6/3/2023) pukul  23.00 WIB Jupri datang bersama 3 orang rekan yang bernama Ahmad (20), Bagus (21) dan Guntur (21) tetangganya berangkat ke sungai Brantas dengan menggunakan mobil kijang super warna hitam Nomor Polisi  AG 1657 EX. Tujuan mereka adalah mencari ikan.  

Baca Juga : Trabas Angkat Bicara Soal Acara Motor Trail yang Berakhir Ricuh dan Viral di Medsos

Kemudian sekitar pukul 24.30 WIB, mereka mulai bergerak turun ke sungai untuk menangkap ikan. Namun, sekitar pukul 01.00 WIB, Jupri tidak diketahui keberadaannya. Rekan-rekan korban berusaha mencari keberadaan Djupri sampai sekitar pukul 04.30 WIB.

"Namun ternyata tidak ditemukan, kemudian dilaporkan ke Polsek Ngantru oleh anaknya," ungkap Kapolsek Ngantru Sumaji.

Laporan itu dilakukan oleh anak Djupri bernama Fani (29). Setelah menerima laporan anggota mendatangi lokasi kejadian. Kemudian, polsek berkoordinasi dengan polres, menghubungi BPBD Tulungagung dan Basarnas Trenggalek.

"Dilakukan pencarian di sekitar lokasi dan sampai sekarang belum diketemukan," paparnya.

Baca Juga : Polemik Tugu Reyog Kendang, Ini Penjelasan Kadin LH Kabupaten Tulungagung

Sementara itu, Kuswanto Kepala Desa Batokan membenarkan adanya kejadian ini. "Infonya pukul 01.00 WIB yang bersangkutan tidak diketahui keberadaanya saat mencari ikan di sungai," ucapnya.


Topik

Peristiwa, orang hilang, berita peristiwa tulungagung,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette