Didominasi Longsor, Sepanjang Februari 19 Peristiwa Kebencanaan Terjadi di Kota

14 - Feb - 2023, 02:38

Ilustrasi cuaca ekstrem.(Foto: Istimewa).


JATIMTIMES - Bencana tanah longsor masih menjadi salah kemungkinan bencana yang tengah diwaspadai Pemerintah Kota (Pemkot) Malang saat ini. Pasalnya, selama pekan pertama Februari 2023 ini, bencana tanah longsor mendominasi bencana yang terjadi di Kota Malang.

Terjadinya bencana tersebut disinyalir akibat anomali cuaca yang saat ini terjadi hingga menyebabkan cuaca ekstrem. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, selama pekan pertama Februari 2023 sudah ada sebanyak 19 peristiwa yang terjadi akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga : Persiapan Tinggal 10 Persen, Uji Coba Satu Arah Kayutangan Heritage Dimulai Pekan Depan

Dari jumlah tersebut yang paling banyak terjadi adalah bencana tanah longsor, yakni sebanyak 8 peristiwa. Selain itu, diikuti dengan bencana banjir yang peristiwanya tersebar di 6 titik.

"Catatan kami yang sudah terjadi Januari sampai Februari itu terbanyak adalah longsor. Karena kebetulan, longsor kalau di tanah kosong tidak terlalu menghawatirkan, tapi kalau yang longsor itu rumah warga yang berada di DAS yang harus diwaspadai," ujar Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, Senin (13/2/2023) sore.

Menurut Prayitno, kewaspadaan tersebut perlu dilakukan. Hal itu mengingat sebagian rumah warga Kota Malang masih ada yang berada di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Brantas. Dan saat hujan terjadi terus menerus, yang dikhawatirkan adalah tergerusnya daerah sepadan.

"Kemarin ada di Bareng, Bengawan Solo, Gadang itu kan ambrol dan Kota Lama. Lha ini cuaca hujan yang panjang ini melunakkan struktur tanah. Jadi lebih gampang ambrol," imbuh Prayitno.

Beberapa wilayah pun menurutnya juga telah dipetakan. Lantaran dinilai memiliki kerawanan dan potensi terjadi bencana tanah longsor atau banjir. Terutama di wilayah yang berada di kawasan sepadan anak Sungai Brantas.

Baca Juga : Hari Cinta Tanah Air, Besok Pemkot Blitar Gelar Drama Kolosal Pemberontakan PETA

"Di sepanjang sungai kecil, itu termasuk anak sungai nya brantas, seperti Bareng, lalu kawasan Gadingkasri. Tapi kembali lagi tergantung (kondisi) alam," pungkas Prayitno.

Dari sederet peristiwa kebencanaan yang terjadi selama Februari, BPBD menaksir jumlah kerugian yang diakibatkan mencapai Rp 8.677.500.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette