Hari Ibu, Pengaduan Publik Malang Peduli Beri Bingkisan ke Single Parent

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

23 - Dec - 2022, 01:35

Tim Pengaduan Publik Malang Peduli foto bersama single parent dan putrinya di Hari Ibu (foto istimewa)


JATIMTIMES - Pengaduan Publik Malang Peduli memberikan bingkisan kepada ibu-ibu single parent yang memiliki anak disabilitas. Aksi berbagi itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ibu, Kamis, (22/12/2022). 

Salah satu perwakilan Pengaduan Publik Malang Peduli menyampaikan, bingkisan tersebut diberikan sebagai bentuk kepeduliannya kepada sosok ibu. Khususnya untuk memberikan dukungan ibu-ibu yang memiliki keluarga disabilitas. 

Baca Juga : Jadi Atensi Pimpinan, Polres Malang Kerahkan 500 Personel di Ops Lilin Semeru 2022

"Harapannya para ibu bisa mendapatkan penguatan hati dan spiritual dalam merawat dan mendidik anak-anak mereka yang disabilitas. Di Hari Ibu ini adalah momentum untuk saling memperkuat peran ibu dengan keluarga disabilitas ini," ungkapnya. 

Pengaduan Publik Malang Peduli mengawali kegiatan berbagi dengan mengunjungi single parent di Kelurahan Wonokoyo. Namanya adalah Sunarmi yang berusia 45 tahun dan memiliki putri berkebutuhan khusus, tunagrahita. 

Sunarsih hidup berdua hanya dengan anaknya. Sehari-hari, Sunarmi hanya mengurus anaknya dan tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Kondisi Sunarmi juga mengalami mata rabun dan kaki bengkak. Oleh karenanya, Pengaduan Publik Malang Peduli juga memastikan Sunarmi telah tercatat di kependudukan serta mendapatkan jaminan kesehatan. 

Selain memberikan bingkisan, tim juga telah menjadwalkan Sunarmi untuk cek kesehatan. Sebab, selama kakinya bengkak, Sunarmi belum pernah mendapatkan layanan kesehatan. 

Baca Juga : Kemendagri Bocorkan Hasil Pertemuan Bupati Meranti dengan Kemenkeu

Usai mengantarkan Sunarmi ke fasilitas kesehatan dan pulang kembali, tim berlanjut ke kediaman Rini. Single parent yang tinggal di Mergosono tersebut berusia 47 tahun dan memiliki adik tunagrahita.

Hidupnya juga hanya berdua bersama adiknya. Karena sibuk mengurus adiknya, Rini tak bisa bekerja. Sehingga tidak ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette