Cerita Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol hingga Dikejar Debt Collector

Reporter

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

16 - Nov - 2022, 09:13

Mahasiswa jadi korban pinjol. (Foto dari internet)


JATIMTIMES - Seorang mahasiswa IPB berinisial S menceritakan awal mula dia dan sejumlah mahasiswa lain terjerat pinjaman online (pinjol). Ia mengatakan bahwa dirinya beserta mahasiswa yang lain dijebak untuk membuat akun pinjol atau paylater lain.

"Yang terjadi itu kita itu ditipu sama si pelaku ini. Terus kita disuruh mengaktifkan semua paylater, aplikasi online gitu. Terus uangnya itu nggak ke kita semua," kata S, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga : Lewat Kegiatan Ini, FK Unisma Kuatkan Kesadaran dan Sinergitas Akademisi Tentang Kebencanaan

Kemudian, S mengatakan ada seseorang yang memintanya untuk mengisi data dan mengarahkannya ke aplikasi pinjol. "Iya, si pelaku mengarahkan kita buat ngisi datanya sesuai apa yang diarahkan gitu," ujarnya.

S mengaku dirinya mengalami kerugian sebesar Rp14 juta. S juga mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke Polresta Bogor Kota pada Senin (7/7) lalu. Sementara, Biro Komunikasi IPB Yatri Indah Kusumastuti mengatakan tengah mengumpulkan data terkait beredarnya kabar tersebut. Selain itu pihak IPB masih berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memberi perlindungan bagi mahasiswa.

"Sementara itu, kami coba saat ini untuk berkoordinasi lintas lembaga untuk pertama, perlindungan bagi mahasiswa kami. Apalagi yang sudah sampai dihampiri debt collector," katanya. 

Kemudian, Yatri mengatakan awal mula peristiwa ini terbongkar dari adanya aduan orang tua mahasiswa. Menurutnya, peristiwa ini seperti fenomena gunung es. "Ada orang tua yang bercerita, jadi dari orang tua, kalau mahasiswa enggak ada yang bercerita. Maka saya melihat ini sebagai fenomena gunung es. Kalau tidak dibuka, memang tidak akan terkuak. Sementara ini data sedang kami telusuri dan mungkin bisa jadi lebih banyak dari yang kami duga. Ini bisa saja terjadi di mana-mana fenomena ini," ujarnya.

Sementara, Rektor IPB Arif Satria menyebut dari data sementara, ada sekitar 116 mahasiswa IPB yang terjerat pinjol. "Yang terkena tidak hanya mahasiswa IPB. Mahasiswa kampus lain juga terkena," ujar Arif kepada wartawan, Selasa (15/11/2022) pukul 20.37 WIB.

"(Mahasiswa IPB) Yang terkena penipuan 116 (orang)," imbuh Arif.

Baca Juga : Bea Cukai Madura Musnahkan Belasan Juta Rokok Ilegal tapi, Nihil Tersangka

Arif mengatakan IPB akan mendampingi mahasiswa dalam penyelesaian masalah ini, termasuk di dalamnya adalah pendampingan hukum.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette