Mimpi UIN Maliki Malang Jadi Destinasi Kajian Islam Dunia, Terus Melangkah Maju di Kancah Internasional

18 - Oct - 2022, 09:40

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr M Zainuddin MA (Anggara/MalangTIMES)


JATIMTIMES- Setelah mengibarkan bendera dengan tegak di dalam negeri, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mulai dikenal pula di kancah internasional.

Dari sekian PTKIN yang ada di Indonesia, UIN Maliki Malang menjadi salah satu yang terbesar dan terbaik dalam manajemen maupun dalam mengintegrasikan sains dan agama yang bermuara pada sumberdaya berkualitas.

Baca Juga : Perjalanan Panjang Penuh Kerja Keras UIN Maliki Malang Hingga Raih Reputasi Internasional, Selayang Pandang

Visi dan misi Internasionalisasi kampus menjadi sebuah hal besar yang terus digenjot UIN Maliki Malang dalam perjalanannya. Tekad untuk menjadian UIN Malang sebagai destinasi kajian Islam di dunia, menjadi sebuah hal besar yang terus diupayakan terwujud.

Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr M Zainuddin MA menjelaskan, jika untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya terus mendorong dalam peningkatan segala aspek yang ada di UIN Maliki Malang.

Manajemen pengelolaan kampus juga selalu didorong untuk meningkat dengan upaya memberikan pelatihan-pelatihan kepada para pegawai maupun civitas UIN Maliki Malang lainnya.

“Internasionalisasi memang menjadi program besar kita. Kemarin kita pelatihan manajemen teknis, manajemen mutu, maturity, kedewasaan pola pikir, pola sikap dalam bertindak,” jelasnya.

UIN Maliki Malang sangat bertekad kuat untuk menjadi destinasi kajian Islam di dunia. Saat ini, diketahui destinasi tersebut masih berada di Al Azhar Mesir.

Untuk itu, dengan berbagai upaya yang dilakukan kampus berlogokan Ulul Albab ini. Pihaknya berupaya untuk menjadikan destinasi kajian Islam dunia di UIN Maliki Malang.

Hal itu, tentu bukan tanpa modal atau rencana yang tanpa senjata. UIN Maliki Malang memiliki modal yang mumpuni.

UIN Maliki Malang memiliki model pembelajaran Integratif Learning Model (ILEM). Ini adalah, pembelajaran yang semua mata kuliahnya berbasis pada Al-Qur'an dan sunah sebagai basis keilmuannya.

“Nantinya akan kita geser juga ke sini, sehingga UIN Malang menjadi destinasi kajian Islam dunia,” ungkapnya.

Belajar di UIN Maliki Malang memiliki nilai tambah yang sangat besar. Seperti belajar di Fakultas Kedokteran, tentu dalam hal ini bukan hanya belajar terkait ilmu kedokteran atau kesehatan.

Baca Juga : Berita Duka, Satu Lagi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Meninggal Dunia di RSSA Malang

Namun, juga diintegrasikan dengan perspektif Islam. Sehingga, dalam hal ini tidak cukup terkait dengan sains saja, melainkan juga dengan perpaduan ilmu agama.

“Ma'had sebagai pusat pengembangan karakter itu akan terus dikembangkan. Mahasiswa tinggal di situ, kemudian digembleng. Kalau ilmuwan tidak mempunyai karakter akan terjadi penyimpangan,” paparnya.

Selain itu, UIN Maliki Malang mempunyai pusat pengembangan bahasa, baik itu bahasa Arab, Inggris, maupun Mandarin. Para mahasiswa juga diwajibkan untuk belajar di pusat pengembangan bahasa.

Kampus Ulul Albab ini juga memiliki pusat hafalan Al-Qur’an. Bukan hanya dari Fakultas Syariah dan Tarbiyah, tetapi seluruh fakultas yang ada sampai pada Fakultas Kedokteran juga melakukan hafalan Al-Qur’an.

“Makanya semua mahasiswa diharapkan bisa mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum,” tuturnya.

UIN Maliki Malang juga selalu aktif dan rutin melaksanakan kegiatan keagamaan. Seperti salawatan, dibaan, tadarus, terbangan hingga istighotsah dengan menghadirkan mufasir dari luar maupun dari dalam UIN Malang.

Dalam serangkaian laporan khusus JatimTIMES berjudul Merekam Jejak Reputasi Internasional UIN Malang ini, akan mengulas perjalanan panjang UIN Maliki Malang hingga dikenal di dalam dan luar negeri.

Lantas, bagaimana buah pikiran-pikiran terbaik UIN Maliki Malang dibaca dunia internasional dan menjadi diskusi hangat para cendekiawan? Simak dalam laporan selanjutnya.


Topik

Pendidikan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette