Dikira Tidur, Sopir Bus Pariwisata di Sidoarjo Ditemukan Tak Bernyawa di Bagasi
Reporter
Irwan Febrianto Nugroho
Editor
A Yahya
12 - Oct - 2022, 02:52
JATIMTIMES - Dikira tidur, seorang sopir bus pariwisata asal Kediri ditemukan tak bernyawa di dalam bagasi bus yang terparkir di garasi Desa Suko, Sidoarjo.
Berdasar informasi yang diperoleh, sopir tersebut bernama Samuji (45) warga Dusun Mlati Rt.01 Rw.02, Mlati, Mojo, Kediri. Sebelum ditemukan tak bernyawa, salah satu penjaga garasi bus mengaku bahwa pada Selasa (11/10/2022) dini hari tadi sekira pukul 00.30, ia melakukan pengecekan di kawasan garasi bus.
Baca Juga : Alat Berat Mangkrak di Sungai Karanggayam, Ini Respons Dinas PUBMSDA Sidoarjo
Mendapati rekan kerjanya terbujur kaku tak bernyawa, ia bergegas memanggil pemilik PO Bus Pariwisata untuk kembali memastikan bahwa korban benar-benar meninggal.
Setelah dilakukan pengecekan kembali dan benar ternyata korban sudah tak bernyawa, ia bersama pemilik PO langsung menghubungi Polsek Sidoarjo Kota. Kepada kepolisian pihak PO bus mengaku bahwa korban barusan kembali dari perjalanan rute Jogjakarta selama 3 hari.
Menurut pengakuan rekan kerjanya, saat berada di bagasi bus yang terparkir, ia melihat korban dalam keadaan tidur. Saat hendak membangunkan korban yang semula dikira tidur ternyata setelah disentuh, korban sudah dalam keadaan kaku tak bernafas.
Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol I Komang Yuwandi Sastra saat dihubungi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari pemilik PO bus pariwisata bahwa telah ditemukan salah satu karyawannya meninggal di bagasi bus.
Baca Juga : Kades Kemiren Banyuwangi: 5-10 Tahun Lagi Lahan Pertanian Kita Bisa Hilang
Dalam keterangannya, ia menjelaskan jika pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas luka lebam maupun luka terbuka. "Tidak ada indikasi pembunuhan, berdasarkan hasil visum juga gak ada tanda-tanda kekerasan dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban" ujarnya saat dikonfirmasi melalui seluler. Selasa (11/10/2022).
Lebih jauh, Komang menambahkan bahwa sesuai keterangan saksi yang ada di lapangan, korban seringkali mengonsumsi obat CTM. Selain itu, korban juga diperkirakan tidur di bagasi bus kurang lebih 5 jam sebelum diketahui dan dipastikan meninggal dunia.
