Begini Tanggapan Jokowi soal Wacana Aksi Aremania
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
06 - Oct - 2022, 12:00
JATIMTIMES - Presiden Joko Widodo menyatakan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) maupun PSSI terus bekerja mengusut tragedi Stadion Kanjuruhan Sabtu (1/10/2022) yang membuat 131 orang meninggal.
Pernyataan orang nomor satu di Indonesia tersebut sekaligus juga diperuntukkan bagi wacana suporter Arema yang hendak mengelar aksi jika dalam kurun waktu dekat ini, tim yang dibentuk tidak segera menetapkan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan.
Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 5 Oktober 2022, Hadiri Pentas Seni, Aldebaran Bikin Kejutan
"Ini ada sanksi dari PSSI, ada," ucap Jokowi saat sesi jumpa pers di Stadion Kanjuruhan.
Jokowi juga mengingatkan potensi adanya sanksi pidana dalam tragedi ini. "Pidana nanti yang mengumumkan dari Polri. Jadi dibagi-bagi," ucapnya.
Namun, guna mengantisipasi adanya aksi suporter, Jokowi mengaku telah memerintahkan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta bekerja keras dan cepat. Tujuannya untuk segera menyimpulkan siapa yang salah dan yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan. "Tapi secara keseluruhan nanti Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang akan menyampaikan," tukasnya.
Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo beserta rombongan tiba di Stadion Kanjuruhan pada Rabu (5/10/2022) sore. Tepatnya pukul 14.20 WIB. Setibanya di Kanjuruhan, Jokowi langsung melakukan peninjauan di beberapa titik stadion.
Baca Juga : Tingkat Kepercayaan Masyarakat Pada TNI Paling Tinggi, Dandim Tulungagung : Ini Harus Kita Jaga
Jokowi sempat berdiskusi dengan beberapa pejabat. Mulai Bupati Malang HM. Sanusi, Menteri Koordinator bidang PolitiknHukum dan Keamanan (Menkopm Polhukam) Mahfud MD, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dan beberapa beberapa pejabat lain.
