Denny Caknan dan Percil CS Akan "Goyang" Penutupan Porprov Jatim
Reporter
Moch. R. Abdul Fatah
Editor
A Yahya
02 - Jul - 2022, 02:51
JATIMTIMES - Penutupan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Jawa Timur dipastikan akan sangat meriah. Closing Cermony dari event olahraga tingkat Jatim akan dikemas full entertainment dengan menghadirkan Denny Caknan dan Percil CS.
Sementara kesenian lokal, yakni Tari Godril, Tari Topeng dan Tari Kopyah Jaran Kencak akan digelar secara kolosal dengan melibatkan 500 penari dari berbagai sanggar tari dan sekolah di Lumajang.
Baca Juga : HUT Bhayangkara 1 Juli, Forpimda Beri Kejutan kepada Kapolres Bondowoso
Kepala Dinas Pariwisata Lumajang Ir. Yuli Harismati yang menyiapkan acara tari kolosal ini mengatakan, 500 penari kolosal dan medley ini sudah melakukan beberapa kali latihan, baik di stadion Semeru maupun di tempat lainnya.
"Tanggal 3 Juli mendatang, seluruh penari sudah sangat siap untuk tampil di stadion Semeru, ditengah gemerlap tata lampu yang juga disiapkan untuk kemeriahan acara penutupan Porprov di Lumajang," kata Yuli Harismati, kepada media ini.
Sementara untuk mengantisipasi membludaknya penonton, stadion Semeru akan mulai dibuka pada pukul 17.00 dan akan segera ditutup jika 4 sisi tribun stadion Semeru sudah penuh dengan penonton.
Untuk kehadiran Denny Caknan dan Cak Percil CS merupakan usaha Kabupaten Lumajang untuk mempersembahkan yang terbaik bagi seluruh kontingen atlit dari seluruh Jawa Timur yang juga akan mengikuti acara penutupan tersebut.
Sebagaimana diketahui Porprov Jatim digelar di empat Kabupaten, yakni Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo. Dari empat Kabupaten ini, Jember dan Lumajang yang paling banyak menjadi tuan rumah pertandingan sejumlah cabor dari seluruh atlit dari Kabupaten/Kota di Jatim.
Baca Juga : Cetak Sejarah Tim Sepakbola Putri Banyuwangi Raih Emas di Porprov Jatim V
Lumajang menjadi tuan rumah untuk14 cabang olahraga, dari 38 yang dipertandingkan, sisanya di Jember, Bondowoso dan Situbondo.
"Kita berharap pelaksanaan penutupan Porprov ini berlangsung meriah, namun tetap tertib, karena jumlah penonton akan dibatasi sesuai dengan kapasitas stadion Semeru dengan 4 tribun yang ada," kata Yuli Haris.
