Wawali Bung Edi sebut Gerakan Pelestarian Lingkungan untuk Membangun Peradaban

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

21 - Jun - 2022, 01:12

Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko (tengah) saat ditemui ketika peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 di Taman Gayam, Minggu (19/6/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko terus mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan stakeholder di Kota Malang untuk terus peduli terhadap pelestarian lingkungan. 

Wawali yang akrab disapa Bung Edi ini menyampaikan, tindakan-tindakan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan berupa gerakan menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, berperilaku hidup bersih sehat hingga gencar melakukan gerakan angkat sampah dan sedimen di saluran air. 

Baca Juga : Potong Tumpeng HUT Kota Mojokerto, Ning Ita Teteskan Air Mata untuk Mereka yang Berjasa

"Kalau kebiasaan ini dilakukan secara bersama-sama itu menjadi budaya kita. Kalau itu dilakukan terus menerus dalam waktu yang panjang itulah peradaban. Jadi sebetulnya kita ini ingin membangun peradaban," ungkap Bung Edi kepada JatimTIMES.com. 

Bung Edi pun menyadari, bahwa kegiatan-kegiatan pelestarian lingkungan untuk membangun peradaban memang tidak mudah. Tetapi, dengan dukungan seluruh masyarakat dan stakeholder di Kota Malang, akan mempermudah kelancaran dalam membangun peradaban melalui pelestarian lingkungan. 

Sementara itu, pihaknya juga menekankan terkait penanaman bibit pohon melalui gerakan menanam. Hal itu juga dapat membantu penambahan jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang. 

Selain itu, kesadaran dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder di Kota Malang untuk gerakan menanam pohon sudah tumbuh. Bung Edi pun mengapresiasi terkait hal tersebut. 

Baca Juga : Sejarah Seni Tradisi Tiban di Tulungagung Versi Tokoh Desa Wajak 

Dirinya menyebut untuk jumlah RTH di Kota Malang saat ini sudah mencapai 12 persen. Namun, jumlah tersebut masih kurang dari standar yang telah ditentukan yakni 20 persen.  Maka untuk gerakan menanam pohon rencananya akan diinstruksikan ke tataran pemerintah di tingkat kecamatan hingga kelurahan. 

"Saya senang kalau itu dilakukan, maka sebetulnya yang namanya perintah kebaikan itu terus menerus dilakukan oleh Pak Wali. Yang kita minta ini tumbuh kesadaran, kalau ada rezeki, sisihkan sebagian rezeki untuk shodaqoh oksigen. Dalam bentuk menanam pohon, sederhana kan," tandas Bung Edi. 


Topik

Lingkungan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette