Hunian Kamar Hotel Berbintang di Kota Malang Capai 41,34 Persen, Naik 7,6 Poin Dibanding Februari

Editor

Dede Nana

15 - May - 2022, 11:02

Ilustrasi grafik tingkat penghunian kamar (bpskotamalang)


JATIMTIMES - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Kota Malang pada Maret 2022 mencapai 51,34 persen. 

Nilai tersebut naik sebesar 7,6 poin jika dibandingkan dengan TPK Februari 2022 dan naik sebesar 14,16 poin jika dibandingkan Maret 2021. Hal ini menunjukkan tanda yanag positif. 

Baca Juga : 10 SMA Terbaik Nilai UTBK di Kota Malang, Bisa Jadi Pilihan PPDB 2022

Dengan kata lain, dari 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel klasifikasi bintang di Kota Malang, setiap malamnya sebanyak 51 hingga 52 kamar diantaranya telah terisi. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, TPK Januari 2022 meningkat sebesar 14,16 poin.

TPK Kota Malang bulan Maret 2022 ini 0,34 poin lebih rendah dibandingkan TPK Jawa Timur yang mencapai 51,68 persen. Namun 6,19 poin lebih tinggi dibandingkan TPK Indonesia yang mencapai 45,15 persen.

Kepala BPS Kota Malang Erni Fatma S menyampaikan melalui rilis, TPK merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan tingkat produktivitas usaha jasa akomodasi. Jika TPK besar dan cenderung mendekati 100 persen, maka dapat diartikan bahwa sebagian besar kamar akomodasi laku terjual

"Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) pada hotel klasifikasi bintang di Kota Malang selama Maret 2022 tercatat sebesar 1,47 hari. Atau relatif naik dibandingkan Februari 2022 yang mencapai 1,41 hari," jelasnya.

1

Maret 2022, komposisi tamu pengunjung hotel klasifikasi bintang terdiri dari tamu mancanegara dan tamu nusantara atau dalam negeri. Besaran tamu mancanegara sebesar 0,35 persen dan 99,65 persen tamu nusantara.

Baca Juga : India Resmi Larang Ekspor Gandum, Harga Tepung Terigu, Mi Instan hingga Telur Berpotensi Naik

Pada periode yang sama, RLMT Kota Malang 0,16 poin lebih rendah jika dibandingkan RLMT Jawa Timur yang mencapai 1,63 hari, dan 0,15 poin lebih rendah jika dibandingkan RLMTI Indonesiayang mencapai 1,62 hari.


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette