Ayah di Tulungagung Shock, Temukan Anaknya Tewas di Dasar Kolam Koi Miliknya

Reporter

Anang Basso

Editor

Yunan Helmy

08 - May - 2022, 04:14

Tim medis dan polisi saat melakukan pemeriksaan pada tubuh balita yang tenggelam./ Foto : Dokpol / Tulungagung Times


JATIMTIMES  - Seorang ayah  di salah satu desa di Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, shock dan lemas seketika. Pasalnya, pria berinisial BN (45) itu menemukan anak kandungnya yang masih berusia 4 tahun tewas tenggelam di dasar kolam ikan koi miliknya.

"Ada penemuan orang meninggal dunia yang diduga karena tercebur di sebuah kolam ikan," kata Kapolsek Rejotangan AKP Puji Hartanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori, Minggu (8/5/2022).

Baca Juga : Momen Haru Pertemuan Ibu dan Anak setelah 16 Tahun Berpisah, Videonya Viral

Awalnya, BN baru saja mengurus usaha ternak burung puyuh di dusun sebelah.  Sampai di rumah, dia  merasa curiga. Sebab, besek atau nampan tempat pakan ikan koi yang biasa digunakan memberikan konsentrat mengapung di air. Dia juga tidak menemukan UM (4), anaknya, di dalam rumah.

Karena tak melihat anaknya, BN kemudian berinisiatif masuk ke kolam. BN pun sangat shock ketika melihat anaknya tenggelam di dasar kolam. Bocah itu sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Karena merasa curiga, akhirnya sang bapak masuk ke kolam dan menemukan korban sudah tidak bernyawa," ungkapnya.

Peristiwa itu terjadi  Sabtu pukul 17.15 WIB. Warga desa langsung gempar karena kejadian tersebut.

"Petugas kita di Polsek Rejotangan bersama tim inafis telah ke TKP hingga malam hari guna melihat lokasi penemuan mayat ini," kata Iptu Anshori.

Baca Juga : Ditinggal Buang Hajat, Tas Berisi Barang Berharga Hilang di Toilet Pasar Ngunut

Berdasarkan keterangan dari saksi Saefudin,  TKP (tempat kejadian peristiwa)  merupakan sebuah kolam ikan milik ayah korban yang berukuran panjang 22 meter,  lebar 2 meter, dengan kedalaman 1,3 meter.

Dari keterangan tim medis, tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. "Orang tua korban menerima atas kejadian ini dan membuat surat pernyataan bahwa menghendaki tidak dilakukan autopsi," terang Anshori.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette