Kunjungan Tinggi, Disparbud Siapkan 14 Pos Pantau Wisata

Reporter

Riski Wijaya

07 - May - 2022, 02:03

Pemeriksaan prokes di loket menuju Pantai Bangsong Teluk Asmara.(Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang sudah mulai terlihat. Meningkatnya arus wisatawan ini terutama terlihat sejak sepekan terakhir pada momen Libur Lebaran 1443 H ini. 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mencatat bahwa kunjungan wisatawan kali ini cukup signifikan. Apalagi jika dibandingkan pada dua tahun terakhir sejak 2020, di mana tempat wisata nyaris mati akibat pandemi. 

Baca Juga : Libur Lebaran Tahun 2022, Okupansi Hotel di Kota Batu Tembus 90 Persen

Bahkan, Plt Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara menyebut, peningkatan kunjungan wisatawan kali ini cenderung di luar prediksi. Hal tersebut terlihat dari sejumlah pengelola wisata yang meminta tambahan tiket perforasi, karena kehabisan. 

Kendati demikian, Made menyebut pihaknya telah melakukan beberapa persiapan. Salah satunya adalah dengan mendirikan pos pantau arus wisatawan di sebanyak 14 tempat wisata

"Dari awal kita sudah imbau tempat wisata, kita juga sudah koordinasi dengan Kabag Ops Polres Malang dan sudah bentuk grup. Jadi ada destinasi yang kami siapkan untuk Pos Pemantauan," ujar Made dihubungi JatimTIMES.

Masing-masing pos pemantauan wisata itu dioperasikan oleh masing-masing pengelola bersama sejumlah jajaran terkait. Pos tersebut sudah berdiri sejak H-3 Hari Raya Idul Fitri 1443 H. 

"Sudah ada grupnya, sehingga setiap hari mereka (pengelola wisata) bisa update perkembangan dan kondisi di setiap tempat wisata tersebut," terang Made. 

Baca Juga : Arus Wisatawan Meningkat, Sejumlah Pengelola Wisata Minta Tambahan Tiket Perforasi

Sebanyak 14 pos pemantauan tersebut ditempatkan di Kebun Teh Wonosari Lawang, Taman Flora San Terra Pujon, Pantai Balekambang, Pantai Kondangmerak, Taman Wisata Wendit, Rest Area Gubugklakah, Pantai Bangsong Teluk Asmara, Rest Area Ngantang, Sengkaling, Bendungan Sutami, Lembah Indah, Boon Pring Sanankerto, Masjid Biharu dan Pujon Kidul. 

Tugas pos pemantauan ini adalah memastikan wisatawan yang berkunjung tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Selain itu juga untuk memastikan pengoperasian aplikasi Peduli Lindungi di tempat wisata tersebut. 

"Karena dua tahun terakhir kan seperti dipenjara ya. Kalau prokes tetap, itu yang utama. Juga aplikasi Peduli Lindungi, dan kita siapkan nakes (tenaga kesehatan) untuk vaksin di tempat," pungkas Made. 


Topik

Wisata, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette