Pendaftaran Rektor Universitas Brawijaya Ditutup, Ada 6 Orang Mendaftar
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Yunan Helmy
06 - Apr - 2022, 06:19
JATIMTIMES - Pemilihan rektor Universitas Brawijaya (UB) cukup mendapat banyak perhatian dari dosen-dosen di kampus itu untuk mengikuti kontestasi. Terbukti, panitia pemilihan rektor yang membuka pendaftaran sejak 30 Maret hingga 5 April 2022, kini telah menerima pendaftaran dari enam bakal calon rektor.
Enam bakal calon rektor itu adalah Prof Dr Marjono M Phil yang merupakan mantan direktur pascasarjana dan mantan dekan FMIPA, Prof Dr Imam Santoso MP yang menjabat dekan FTP, Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak yang menjabat dekan Fakultas Vokasi dan mantan dekan FISIP.
Baca Juga : Sambut Idul Fitri 1443 H, KPwBI Jember Siapkan Uang Rp 4,98 T
Selanjutnya ada Prof Widodo SSi MSi PhD Med Sc yang kini tercatat sebagai dekan Fakultas MIPA. Kemudian Drs Andy Fefta Wijaya MDA PhD yang kini menjabat dekan FIA dan Prof Candra Fajri Ananda SE MSc PhD yang merupakan mantan dekan FEB UB.
Ketua Senat Akademik Universitas Brawijaya (SAU) Prof Dr Ir Ariffin MS menjelaskan bahwa setelah pengumuman diinformasikan ke seluruh perguruan tinggi negeri, hingga hari terakhir, ada enam pendaftar dari kalangan internal UB. "Hingga hari terakhir, yang mendaftar berasal dari kalangan internal dan mantan dekan semua," katanya.
Proses selanjutnya adalah tahapan seleksi dan penetapan bakal calon rektor yang lolos administrasi. Kemudian mereka yang lolos diwajibkan menjalani tes kesehatan dan tes anti-narkoba pada 8-9 April 2022.
"Tes kesehatan ini sangat penting karena rektor yang terpilih nantinya akan memimpin UB dalam jangka waktu lima tahun ke depan," kata Direktur RSUB Prof Dr dr Sri Andarini MKes.
Baca Juga : Dorong Pengembangan SDM, PMU UIN Malang Gelontorkan Beasiswa S2
UB menggelar pemilihan rektor periode 2022-2027 dan merupakan yang pertama setelah disahkan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) pada akhir Desember 2021.
Rektor akan dipilih Majelis Wali Amanat (MWA) UB setelah melalui proses penjaringan di Senat Akademik Universitas (SAU).
