Di Tengah Kelangkaan Minyak, Polsek Singosari Buat Inovasi Vaksin Gratis Minyak Goreng
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
15 - Mar - 2022, 11:35
JATIMTIMES - Ratusan warga Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mengikuti vaksinasi berhadiah minyak goreng yang digelar Polsek Singosari Polres Malang, Selasa (15/3/2022).
Kelangkaan minyak goreng yang dirasakan masyarakat membuat Polsek Singosari berinisiatif membuat satu inovasi yang bisa meringankan beban. Salah satunya memberikan minyak goreng per liter bagi masyarakat yang mengikuti vaksin.
Baca Juga : Inspirasi Fashion Ala Pemeran Drakor Bussines Proposal, Cocok untuk Hari-harimu
“Antusias warga sangat besar. Bahkan ini tadi kami sampai kehabisan stok dosis vaksin. Kami hanya menyediakan 222 bungkus minyak goreng, namun yang datang lebih dari itu. Jadi sesudah vaksin, masyarakat menerima vaksin diberi 1 liter minyak goreng,” ujar Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial.
Kapolsek yang lekat dengan bed Korps Brimob itu menjelaskan bahwa pemberian hadiah minyak goreng terhadap masyarakat setelah divaksin. Tujuannya adalah memberikan motivasi masyarakat dalam program percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang.
“Selain itu membantu masyarakat di tengah kelangkaan minyak goreng dan harganya masih tinggi. Dan, ini sesuai instruksi Kapolri, Kapolda Jatim, Kapolres Malang,” imbuh Robi.
Di situ, Robi menuturkan bahwa dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat mulai vaksin dosis 1, 2 hingga 3 atau booster. Dan pihaknya tak menyangka bahwa antusias masyarakat sangat tinggi ketika mengikuti vaksinasi.
“Untuk jumlah dosis yang diberikan berjumlah kurang lebih 200. Dan dosis vaksin yang disediakan oleh kami mulai dosis 1, dosis 2 hingga booster,” terang Robi.
Baca Juga : Banjir Diskon dan Harga Spesial, Graha Bangunan Hadirkan Paint Festival
Sementara itu, Lika Hardiani warga Kecamatan Lawang sampai rela datang ke Mapolsek Singosari guna mengikuti vaksinasi. Alasan dia, karena mendapatkan minyak goreng yang saat ini menurutnya sulit didapatkan di toko dekat rumahnya.
“Ini tadi saya menerima vaksin booster. Kegiatan ini sangat bagus, dan menjadi daya tarik masyarakat seperti saya ini. Yang tadinya tidak mau ikut, malah jadi ikut divaksin. Apalagi minyak goreng saat ini sulit didapatkan, dan harganya pun masih tinggi,” tutur wanita berkerudung itu.
