Angin Kencang Melanda Lumajang, Perhutani BKPH Senduro Gerak Cepat Patroli Pohon Tumbang
Reporter
Teguh Eko Januari
Editor
A Yahya
22 - Dec - 2021, 12:17
JATIMTIMES - Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Perhutani Senduro Kabupaten Lumajang, Lesmana Jaya Putra Emu, Selasa (21/12) langsung patroli ke tempat-tempat wisata setelah ada angin kencang melanda wilayah Lumajang, khususnya wilayah Kecamatan Senduro.
Lesmana bersama timnya berkililing ke objek wisata yang masuk wilayah perhutani untuk mengantisipasi jika ada pohon tumbang atau ada patahan cabang pohon. Selain ke objek wisata, Lesmana juga melakukan patroli ke jalan-jalan yang rawan pohon tumbang.
Baca Juga : Lagi Pohon Tumbang di Lumajang, Timpa Motor Roda 3 dan Jalan Macet
Sebenarnya patroli seperti ini menurut Lesmana sudah biasa dilakukan meskipun tidak ada angin kencang seperti saat ini. Objek Wisata dan jalanan di wilayah perhutani memang rawan dengan pohon tumbang dan patahan cabang pohon, sehingga pihaknya sebalum ada cuaca buruk seperti ini sudah melakukan antisipasi lebih dahulu.
Menurut Lesamana, tidak hanya BKPH Perhutani Senduro, semua wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo, telah mendapat instruksi dari Administratur KPH Probolinggo Ida Jatiana agar seluruh BKPH Perhtuni menginventarisasi pohon yang rapuh dan rawan tumbang.
“Sudah dua atau tiga bulan lalu kami menginventaris pohon yang kita usulkan harus ditebang yang sifatnya Force Majeure atau tebangan D yang diatur dalam undang-undang,” ujar Lesmana Jaya Putra Emu.
BKPH Perhutani Senduro sendiri jauh hari sebelum musim hujan sudah melakukan pemangakasan dan pemotongan pohon yang dianggap rapuh dan membahayakan.P.mangaksandan pemotongan pohon tersebut dilakukan tidak hanya di objek wisata, namun juga di beberapa lokasi yang dianggap rawan dan mengancam keselamatan warga.
Baca Juga : Pengurus KONI Pamekasan Periode 2021-2025 Dilantik, Buru 10 Besar Porprov
“Pada pohon yang rapuh yang bisa mengganggu keselamatan manusia, bisa merusak rumah atau fasilitas lain jika roboh, sudah kami pangkas atau kami tebang satu persatu sesuai ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan surat perintah yang diberikan bapak administratur,” pungkasnya.
