Puluhan Mahasiswa UNS Sambangi Rumah Cokelat Madiun

Reporter

Muhammad Nasir

Editor

Yunan Helmy

13 - Nov - 2021, 03:07

Mahasiswa UNS saat mengikuti pemaparan unit usaha cokelat di Rumah Coklat Desa Bodak Kabupaten Madiun. (foto: muhamad nasir/jatimTimes)


JATIMTIMES -  Unit usaha dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bodak, Kabupaten Madiun, berupa rumah cokelat kian menapaki kesuksesan. Rumah cokelat yang awalnya masih sepi pengunjung kian hari makin banyak dikunjungi, terutama oleh kaum muda, ibu sosialita, hingga  elemen masyarakat lainnya. Bahkan kini pengunjungnya dari luar kota.

Hari ini, misalnya, 40 mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)  Solo yang berada di Caruban, Kabupaten Madiun, tergeliat untuk datang  melihat langsung proses pengolahan cokelat, pengemasan, hingga penjualannya.

Baca Juga : Lewat Tritura, Mahasiswa Farmasi Tuntut Revolusi Farmasi

Putri Nugrahaningsih, salah satu pendamping mahasiwa, menyampaikan bahwa mahasiswa D3 jurusan teknologi pengolahan hasil pertanian dan D3 akuntansi itu berkunjung dalam program Kampus Merdeka  Merdeka Belajar.

“Adik-adik mahasiswa berkunjung ke BUMDes Rumah Coklat ini dalam upaya mengikuti program Kampus Merdeka Merdeka Belajar. Kehadiran mereka dalam upaya melaksanakan program kunjungan ke dunia usaha dan dunia industri. Kbetulan sekali kunjungan kali ini adalah yang keempat,” ucapnya.

Dengan mengetahui secara langsung proses pengolahan cokelat hingga siap dikonsumsi, mereka mendapatkan pemahaman yang lebih maksimal. “Jadi, selaras dengan prodi mereka,” ujar Putri.

Sementara itu, Kepala Desa Bodak Dankung menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berbenah  dengan konsep wisata yang lebih menarik lagi. Dengan begitu, unit usaha desa yang dipimpinnya bisa menjadi inspirasi untuk daerah lain mengembangkan daerahnya.

"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan sumbangsih gagasan cemerlang sehingga kehadiran rumah cokelat ini semakin digandrungi sebagai tempat wisata kuliner dan wisata edukasi yang bermanfaat," ungkapnya.

Baca Juga : Mahasiswa dan Staf Bawaslu Ngawi Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Terpisah, Sugito selaku direktur pengelola Rumah Coklat menambahkan bahwa    pihak pengelola sudah merencanakan untuk mengembangkan pada sektor wisata. Dengan begitu, masyarakat yang datang akan terpuaskan dengan menikmati kekayaan wisata alam sambil menikmati cokelat. 

"Selain pengembangan usaha cokelat, kami akan mengembangkan sisi wisata alamnya. Hal ini karena kondisi alam yang tersaji sangat indah untuk dinikmati," pungkasnya.


Topik

Wisata, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette