RSI Unisma Lakukan Serbuan Vaksin di Kelurahan Merjosari
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Pipit Anggraeni
24 - Oct - 2021, 08:49
JATIMTIMES - Rumah Sakit Islam Universitas Islam Malang (RSI Unisma) terus berkontribusi aktif dalam program percepatan vaksinasi guna pembentukan herd immunity masyarakat. Berbagai lokasi mulai dari pondok pesantren, sekolah hingga kelurahan telah disasar untuk kegiatan vaksinasi.
Seperti halnya Minggu (24/10/2021), RSI Unisma bersama Kelurahan Merjosari melakukan serbuan vaksinasi dengan kuota 1000 dosis vaksin berlokasi di SDN Merjosari.

Direktur Utama RSI Unisma, dr. Tri Wahyu Sarwiyata, menjelaskan, jika RSI Unisma begitu konsen dalam melakukan vaksinasi sebagai bentuk pengabdian kepada negara.
Baca Juga : Soal Pinjol Ilegal, MUI Jatim: Bukan hanya Haram tapi Dosa Besar
"Ini tentunya dalam upaya mewujudkan herd immunity masyarakat. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, maka herd immunity akan segera terbentuk," tuturnya.
Pihaknya berharap, gencarnya upaya mendorong percepatan vaksinasi covid-19 mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat. Dengan begitu, pandemi covid-19 yang telah sekian lama terjadi bisa segera mereda dan semua kembali dengan normal.
"Ya kami harapkan semua segera kembali normal. Tapi meskipun telah divaksinasi, kami imbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," terangnya.

Drs Abdullah, Lurah Merjosari menyampaikan, jika vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk melawan Covid-19. Di Kelurahan Merjosari, sebelumnya terdapat sekitar 688 orang terkena Covid 19. 71 orang diantaranya meninggal dan sisanya saat ini telah sembuh.
"Kelurahan kami pertama kali kasus Covid 17 April 2020. Itu ad pendatang yang kesini kemudian terkena. Namun berkat ikhtiar dari masyarakat yang terus antusias melakukan vaksinasi dan mentaati protokol kesehatan (Prokes)," paparnya.
Ketua LPMK Merjosari, Misranto menambahkan, warga yang terlibat atau mengikuti vaksinasi berasal dari seluruh RW yang ada di Kelurahan Merjosari. Data awal, mereka yang mendaftar vaksinasi sebanyak 977. Namun data tersebut kemudian bertambah seiring dengan masyarakat yang terus mendaftar.
Baca Juga : Viral Hansip Lakukan Prosesi Pernikahan dengan Pedang Pora, tapi Pakai Golok
"Yang terbanyak dari RW 6. Kalau RW disini ada 1 sampai 12," jelasnya.
Kuota awal yang disediakan memang sebanyak 1000 dosis. Akan tetapi, sebagi antispasi membludaknya masyarakat yang mengikuti vaksinasi, pihak RSI kemudian menyediakan tambahan vaksin 250, sehingga totalnya tersedia 1250.
"Untuk peserta vaksinasi mereka yang berdomisili di Merjosari. Yang mendata lewat RT dan RW. Tadinya mau dibagi rata per RW, tapi ada beberapa yang warganya sudah banyak vaksin," pungkasnya.
