Bus Dilempar Oknum hingga Pecah, Manajemen Arema FC Kecewa
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Dede Nana
21 - Oct - 2021, 05:56
JATIMTIMES - Penyerangan terhadap bus Arema FC yang dilempar hingga kaca pecah oleh oknum, Rabu (20/10/2021) malam kemarin disayangkan oleh manajemen tim Singo Edan. Hal itu dinilai menodai semangat kompetisi.
“Tentu saja kami sangat menyayangkan dan mengutuk kejadian tersebut karena mencederai semangat dari kompetisi. Arema FC akan berkirim surat hari ini ke PSSI dan LIB agar segera menindaklanjuti agar tidak timbul reaksi dari kejadian tersebut,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.
Baca Juga : Wisata Kolam Renang Bajak Laut Gresik Menelan Korban Jiwa
Namun, Sudarmaji mengaku bahwa kejadian ini tidak mengganggu konsentrasi tim. Bahkan, saat ini semua elemen tim Arema FC saat ini tetap fokus di laga lanjutan Liga 1 2021/2022.
Dalam hal ini, manajemen Arema FC juga mengajak Aremania untuk menahan diri dalam menyikapi kejadian tersebut. Sebab, jika ada reaksi lanjutan tentu akan merugikan tim berjuluk Singo Edan.
“Kami mengimbau kepada Aremania, pecinta Arema dimanapun berada untuk menahan diri kita sangat ingin menjaga kondusivitas serta menyelamatkan kompetisi,” imbuh Sudarmaji.
Terkait lanjutan kasus yang membuat Arema FC merugi itu, manajemen menyerahkan proses hukum kepada PSSI dan kepolisian. Sebab, hal itu dianggap sudah masuk dalam ranah kriminal.
“Arema FC secara resmi sudah sudah melaporkan kejadian ini selain ke PSSI juga ke pihak berwajib agar diproses secara hukum,” ungkap Sudarmaji.
Sudarmaji juga menganggap bahwa saat ini kompetisi telah sepakat untuk digelar tanpa adanya penonton. Namun ternyata ada oknum yang diduga sengaja mencederai regulasi kompetisi.
Baca Juga : Tak Perlu Bayar Lagi, Nasabah Pinjol Ilegal di Tulungagung Mengaku Girang
“Regulasi kompetisi dengan tegas melarang suporter tidak hadir di stadion harusnya juga disikapi dengan bijak. Tidak ada alasan gesekan dalam hal apapun karena semangat sepak bola adalah semangat kebersamaan lebih-lebih dalam situasi pandemi yang belum usai. Kepatuhan terhadap regulasi harus terus disosialisasikan,” tandas Sudarmaji.
Seperti diketahui, bus Arema FC dilempar benda keras oleh oknum hingga mengakibatkan kaca pecah dibagian samping dan depan.
Dalam postingan Presiden tim Singo Edan Gilang Widya Permana pada akun Instagram pribadinya menjelaskan bahwa oknum pelemparan itu berjumlah kurang lebih 10 orang dan telah diamankan pihak berwajib.
