Kembangkan Kreativitas saat Pandemi, Petani di Jember Sulap Eks TPA Jadi Kebun Pisang

24 - Jul - 2021, 09:09

Kebun pisang milik kelompok tani Rukun Jaya yang ditanam di atas lahan eks TPA (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)


JEMBERTIMES - Pandemi covid yang masih belum berakhir, ternyata memberikan inspirasi dan kreativitas bagi 6 petani yang ada di Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari, Jember.

Bagaimana tidak, 6 petani yang tergabung dalam kelompok Tani Rukun Jaya ternyata bisa menyulap lahan eks Tempat Pembuangan Sampah (TPA) dengan luas 2500 meter persegi menjadi kebun pisang Cavendis yang subur. Tidak hanya kebun pisang, para petani juga menanami berbagai palawija lainnya, yakni cabe dan terong dengan sistem tumpangsari. 

Baca Juga : Heboh Rencana Aksi Demo "Jokowi End Game" Hari Ini, Begini Kata Mahfud MD

"Awalnya kami melihat lahan bekas TPA yang nganggur, seperti lahan mati, karena kami sama sama kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, akhirnya kami sepakat untuk mencoba memanfaatkan lahan tersebut," ujar Dolok Muhtar ketua kelompok tani. 

Dolok mengatakan, awalnya memang harus kerja keras membersihkan lahan bersama kelompoknya. Terutama beberapa tanaman liar yang tumbuh di atas tumpukan sampah, setelah itu baru pihaknya bersama dengan anggota kelompok tani menanami lahan tersebut dengan pohon pisang jenis cavendis. 

"Membersihkan tanaman liar ini membutuhkan waktu hampir satu bulan, sampah disini kan ada dua jenis, yakni sampah organik dan plastik, untuk sampah sampah ini kami biarkan, hanya kami tambahi dengan pupuk kandang saja," ujar Dolok Kamis Sabtu (24/7/2021). 

Dolok menambahkan, bahwa selama ini pihaknya mendapat bimbingan dan pembinaan dari SSC (Seduluran Selawase Center) yang di pimpin oleh H. Denny Prasetyo, sehingga untuk pembibitan pisang cavendis hingga panennya sudah ditampung oleh SSC. 

"Jadi kami sistem nya bibit beli di SSC nanti pihak SSC yang akan membeli hasil panennya, sehingga kami tidak khawatir dengan hasil akhirnya," ujar Dolok. 

Sementara H. Denny Prasetyo dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa pihaknya memang ingin membudidayakan pisang cavendis bersama dengan masyarakat dengan memanfaatkan lahan lahan yang tidak produktif. 

Baca Juga : Politikus Demokrat Andi Arief Diserang Sana-Sini usai Parodikan Jokowi

Selain bisa membantu perekonomian masyarakat, sistem tanam pisang cavendis tidak terlalu sulit serta harga yang sangat potensial, sehingga prospek kedepannya sangat bagus.

"Pisang cavendis ini prospeknya sangat bagus, apalagi permintaan pasar cukup menjanjikan, saat ini kami hanya bisa memenuhi kebutuhan lokal saja, yakni di Jember sendiri dan Sidoarjo, ini saja kami masih kekurangan," ujar pria yang juga anggota DPRD Jatim dari Fraksi Nasdem ini.

Deny mengatakan, bahwa saat ini pihaknya akan terus membudidayakan pisang yang berasal dari Amerika Latin ini, karena targetnya pihaknya bisa mengekspor ke luar negeri, khususnya di China dan Jepang. 

"Target kami ke depan bisa ekspor ke China, makanya kami ingin di setiap rumah warga di wilayah Jember nanti bisa menanam minimal 5 sampai 7 pohon pisang, sehingga target ekspor kami bisa segera terwujud," pungkas Denny.


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette