Sembelih dan Bagikan Hewan Kurban, LDII Banyuwangi Taati PPKM Darurat

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

21 - Jul - 2021, 03:44

Proses penyembelihan hewan kurban di lingkungan Masjid Baitul Jannah, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. (Foto: Nurhadi/JatimTIMES)


BANYUWANGITIMES - DPD LDII Banyuwangi mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan program PPKM Darurat, hususnya menghadapi Idul Adha 1442 H. 

LDII sebelumnya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga LDII, untuk tidak melakukan takbir keliling dan salat Id di masjid maupun lapangan. Warga diminta melaksanakan  salat Idul Adha di rumah masing-masing.

Baca Juga : PPKM Darurat Resmi Diperpanjang 5 Hari, Diumumkan Langsung Jokpwi

Menurut Kris Parwanto, sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, program yang dilaksanakan ini sesuai dengan surat edaran Satgas Covid 19 Banyuwangi dan Kementerian Agama sebagai upaya untuk menekan penyebaran covid-19.

Selanjutnya dia menuturkan untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini, LDII mengambil tema "Mewujudkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial Ditengah Pandemi dengan Kurban'.

 "Alhamdulillah tahun ini kami mampu mewujudkan  pelaksanaan penyembelihan hewan kurban sejumlah 348 ekor. Terdiri dari 159 ekor sapi dan 189 ekor kambing atau domba yang disebar kurang lebih 80 majleis taklim LDII di Banyuwangi," jelas Kris.

Waktu  penyembelihan dilaksanakan hari pertama dan kedua sesuai imbauan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Antara lain; jumlah panitia dibatasi, menggunakan masker, mengenakan kaus lengan panjang dan  sarung tangan.

Selanjutnya daging kurban dibagikan dengan diantar langsung oleh petugas kepada warga sekitar masjid maupun tetangga warga LDII. Itu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sebagian terdampak pandemi covid 19.

Pria asal Genteng itu menambahkan, pihaknya mengajak semua masyarakat untuk tetap melakukan ikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT agar pandemi covid 19 segera berakhir. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan kehidupan secara wajar yang tentunya dengan tata kehidupan dan kebiasaan yang baru sesuai dengan prokes yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga : Kasus Video Hoaks Belum Usai, Gus Idris Buat Konten Keranda Terbang

“Untuk mengurang sampah plastik,  LDII Banyuwangi minta  pengurus cabang (PC) dan pengurus anak cabang (PAC) untuk menggunakan besek bambu dan mengurangi penggunaan bungkus plastik,” iimbuhnya.

Bahkan di beberapa majelis taklim, panitia kurban melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi penyembelihan dan di lingkungan sekitar lokasi yang digunakan untuk memotong dan  mengemas daging.

 


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette