Terawan Sebut Covid-19 hanya akan Selesai dengan Vaksin Nusantara
20 - Jul - 2021, 03:07
INDONESIATIMES - Mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto menyebut bahwa vaksin buatannya yakni vaksin nusantara saat ini menjadi perbincangan masyarakat dunia. Hal tersebut disampaikan Terawan melalui webinar yang diadakan RSPAD melalui akun youtube resminya.
Vaksin Nusantara, kata Terawan, terakhir sempat dibahas di New York. Saat ini, bahkan sudah terbit jurnal vaksin yang isinya dendritik sel vaccine immunoterapy atau vaksin nusantara yang bisa menghentikan pandemi Covid-19.
Baca Juga : Perjuangan 3 Anak di Kota Malang: Berjuang Isoman Tanpa Kedua Orang Tua
"The begining the end cancer and covid-19, Artinya apa? dunia sepakat punya hipotesis bahwa yang akan menyelesaikan hal ini, covid-19 adalah dendritik sel vaccine immunoterapy atau vaksin nusantara," ujar Terawan dalam webinar Senin (19/7/2021).
Lebih lanjut, Terawan menyampaikan bahwa vaksin ciptaannya ini sangat mudah hanya mengubah antigennya menjadi antigen artificial atau antigen rekombinan Covid-19 sarscov2.
"Artinya apa? artinya kita bisa menyesuaikan kapan saja mau mutasi kaya apa bisa kita sesuaikan. Dampaknya apa? ketahanan, kesehatan nasional menghadapi pandemi ini bisa kita atasi dengan membuat imunitas yang baik untuk setiap warga negara," tuturnya.
Terawan juga menambahkan, vaksin nusantara bisa saja diproduksi massal dan sama sekali tidak membutuhkan banyak alat.
Baca Juga : Jelang Hari Raya Idul Adha Kapolres Sampang dan Dandim 0828 Sampang Gelar Apel Bersama Kesiapan Pengamanan
"Urusan massal simpel sekali, itu urusan inovasi yang gampang sekali kita buat. Penyimpanannya juga tidak membutuhkan inkubator khusus. Yang penting sekarang ini adalah kita mem-Publish, mempublikasikan sebagai evidence, itu kuncinya," katanya.
Ia pun lantas membayangkan jika Indonesia sudah memiliki teknologi dan tinggal dikembangkan. "Kita akan menjadi negara pertama yang mengembangkan dendritik sel vaccine immunoterapy yang dunia juga sudah menyetujui menghipotesiskan untuk menjadi the begining of the end, mulai mengahiri covid-19," lanjut Terawan.
