Kios Bensin dan Tambal Ban Ludes Terbakar, PMK Malang Kerahkan 7 Unit Mobil Pemadam

Reporter

Mariano Gale

Editor

A Yahya

04 - Mar - 2021, 11:13

Petugas UPT Damkar Kota Malang saat melakukan proses pembasahan di kios tambal ban dan bensin eceran, yang berada di Jalan Ki Ageng Gribig, RT 8 RW 2, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (4/3/2021) (Foto istimewa)


MALANGTIMES - Kios bensin dan tambal ban di Jalan Ki Ageng Gribig RT 2 RW 8, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ludes terbakar, Kamis (4/3/2021) pagi pukul 09.00.

Peristiwa itu dipicu api di tungku tambal ban yang jatuh, kemudian merembet ke bensin. Api pun cepat menyebar hingga membuat kios tersebut hangus terbakar. 

Baca Juga : Sempat Sakit, Aziz Yanuar Kabarkan Kondisi Terbaru Habib Rizieq di Rutan

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, kobaran api memang sulit terbendung karena ada bahan bakar yang mudah terbakar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. 

"Kami dapat laporan dari warga sekitar. Warga panik jika api itu meluber ke bangunan lain. Dengan menggunakan alat seadanya, warga langsung menarik kios non permanen itu, agar apinya tidak menjalar ke bangunan lain," ujarnya.

Dalam penanganannya, pihaknya menerjunkan tujuh unit mobil pemadam dan 25 personel untuk menjinakkan api tersebut. "Sekitar pukul 09.15, kami tiba di lokasi dan melakukan penanganan. Apinya memang cukup besar. Namun kita dapat menjinakkan api dalam waktu 15 menit," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Regu 2 UPT Damkar Kota Malang, Anang Yuwono mengungkapkan penyebab kebakaran itu terjadi saat pemilik kios (korban) bernama Arida Sulasmono (40), sedang melakukan kegiatan menambal ban sepeda motor.

Baca Juga : Heboh PNS Pensiun Dapat Rp 1 Miliar, Ini Tanggapan Kemenkeu

Kemudian, api yang berada di alat tambal ban itu terjatuh dan menyebar ke arah bensin eceran. Sehingga sulutan api semakin cepat menyebar.

"Tidak ada korban jiwa. Namun kios serta mesin kompresor hangus terbakar. Diperkirakan korban mengalami rugi mencapai Rp 10 juta," ujarnya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette