Marak Chikungunya, Pemkot Kediri Aktif Fogging, Warga Diimbau Waspada
Reporter
Bambang Setioko Kediri TIMES
Editor
Yunan Helmy
18 - Feb - 2021, 04:21
KEDIRITIMES - Musim penghujan, jika tidak menjaga kebersihan lingkungan dengan baik, akan berakibat buruk untuk masyarakat. Salah satu bahaya kesehatan yang mengancam adalah penyakit chikungunya.
Menyikapi permasalahan ini, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan giat melakukan pengasapan (fogging) di sejumlah lokasi. Seperti Rabu (17/02/2021) petugas melakukan pengasapan di 4 RT lingkungan Kelurahan Pocanan.
Baca Juga : Komisi III DPRD Kota Blitar Sidak Infrastruktur, Antisipasi Banjir di Musim Hujan
“Fogging kami lakukan di setiap rumah warga sekaligus memastikan lingkungan bersih dari genangan-genangan air yang berpotensi sebagai tempat berkembang biak nyamuk,” ungkap Hendik Supriyanto, kasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dinas Kesehatan Kota Kediri di lokasi pengasapan, Rabu, (17/2).
Dalam pengasapan ini, pihaknya menggunakan empat alat pengasapan terbaru dengan keluaran yang lebih bagus sehingga proses pengasapan dengan cairan insektisida bisa lebih efektif dan efisien.
Hendik menuturkan bahwa penyebab penyakit chikungunya ini adalah nyamuk Aides Aegepty. “Penyebabnya hampir sama dengan penyakit demam berdarah (DBD). Tapi virusnya saja yang berbeda," terang Hendik.
Penanganannya juga hampir sama dengan penanganan penyakit demam berdarah. Ia meminta masyarakat untuk selalu waspada. Pasalnya, nyamuk jenis ini suka berkembang biak di genangan air bersih. Jika tidak memperhatikan kebersihan lingkungan, maka akan berakibat buruk.
Saat dikonfirmasi mengenai pencegahan apa yang bisa dilakukan oleh masyarakat, Hendik menyarankan untuk menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). “Pastikan tempat-tempat yang berpotensi menyimpan air bisa ditelungkupkan, ditutupi atau didaur ulang," mbuhnya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Abdul Faqih, bagian surveilens epidemologi Puskemas Balowerti Kota Kediri. “Kuncinya PSN, peduli lingkungan supaya kebersihan dan kesehatan tetap terjaga,” tandasnya.
Baca Juga : Bupati Kediri Baru Soroti Persoalan Jeglongan Sewu
Di akhir wawancara, Hendik menegaskan, walaupun saat ini disibukkan dengan penanganan covid-19, pihaknya memastikan penanganan penyakit-penyakit lain tidak lengah dilakukan dan tetap digalakkan, seperti pada penanganan chikungunya ini.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Lurah Pocanan Muhammad. Dia juga ikut mengawal pelaksanaan pengasapan di lingkungan warga.
