Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar per Januari 2021 Akibat Bencana Alam di Kabupaten Malang

Reporter

Mariano Gale

Editor

Dede Nana

02 - Feb - 2021, 08:38

Foto ilustrasi


MALANGTIMES - Bencana alam di awal tahun 2021, seperti longsor, puting beliung, dan lainya di Kabupaten Malang, membuat masyarakat mengalami kerugian secara materil.

Tercatat, kerugian materil di Kabupaten Malang mencapai Rp 1,5 miliar. Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga : Polisi Jemput Paksa Oknum Kabid Disparbudpora Sumenep

"Angka itu telah dikalkulasi dari 49 peristiwa di Kabupaten Malang. Dan yang paling banyak bencana longsor. Sedangkan angka kerugian yang paling banyak itu peristiwa di Desa pondok Agung Kecamatan Kasembon, yakni sekitar Rp 1 miliar," ucapnya.

"Dan beberapa peristiwa lainya yang rugi mencapai Rp 12 juta sampai Rp 15 juta," imbuh Sadono.

Lanjutnya, dari total luasan Kabupaten Malang yakni 353.486 hektare, diketahui 35 persennya berpotensi terjadinya longsor.

"Sekitar 100.233 hektar berpotensi tinggi longsor. Ciri-ciri pergerakan tanah dan berujung longsor yakni adanya mata air baru atau retakan tanah. Jadi masyarakat harus waspada," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Iriawan mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk menghadapi  bencana yang akan datang yakni melalui EWS (Early Warning System).

Kabupaten Makang sendiri memiliki tiga unit EWS. Diantaranya, EWS Banjir yang diletakkan di Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing, EWS Pergerakan tanah yang diletakkan di Desa Pandansari, Kecamatan Jabung dan EWS Gempa yang diletakkan di Pusdalops.

Baca Juga : Waspada, 3 Hari Kedepan Kota Batu Akan Diguyur Hujan Lebat, Petir dan Angin

Selain itu, membuat pos penanganan bencana di empat titik, diantaranya di Ngantang, tumpang, Tirtoyudo dan Gedangan.

Alasan dibuat pos tersebut, agar lebih dekat dengan masyarakat serta lebih memperketat dan mempercepat penanganan apabila terjadi bencana di musim penghujan ini. Seperti banjir, longsor, puting beliung dan bencana lainya.

"Empat pos itu akan mengcover daerah-daerah sekitarnya. Jadi jika ada perisitiwa di Pujon atau Kasembon, ya pos Ngantang itu yang akan membantu," jelasnya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette