Gelontor Anggaran Rp 4 Miliar, Sumenep Kini Miliki Mesin PCR
Reporter
Syaiful Ramadhani
Editor
Pipit Anggraeni
02 - Feb - 2021, 05:55
SUMENEPTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep secara resmi mengoperasikan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR). Alat penguji sampel pasien Covid-19 ini ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar.
"PCR ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini sudah bisa kita gunakan," kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Selasa (02/02/2021).
Baca Juga : Viral, Banyak Warga Malang Raya Sembuh Dari Covid-19 Pasca Minum Obat Temuan Prof Richard Claproth
Menurutnya, sebelum mempunyai mesin PCR sendiri, sampel swab tes untuk mengetahui apakah seseorang positif terkonfirmasi Covid-19 atau tidak, harus dibawa ke Surabaya. Karena itu, butuh waktu 5 hingga 7 hari untuk mengetahui hasilnya.
"Jadi dengan difungsikannya alat PCR tersebut, maka akan mampu mempercepat uji sampel pasien covid-19. Sebab selama ini uji laboratorium harus dilakukan di Surabaya," ucap Busyro.
Lebih lanjut kata dia, dengan keberadaan alat PCR di laboraturium biomolekuler RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep tersebut, kini untuk swab tes hanya membutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk mengetahui sampel tersebut positif virus covid-19 atau tidak.
Sementara, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati mengatakan, jika rumah sakit plat merah tersebut juga telah menyiapkan tenaga kesehatan yang lengkap. Mulai dari dokter spesialis 2 orang, hingga relawan sebanyak 5 orang yang dibantu pengawal.
Baca Juga : Tak Lekang Zaman, 2 Unit Mobil Damkar Kota Malang Berusia 60 Tahun yang Melegenda
"Kita (RSUD, red) juga menarget penanganan sampel pasien Covid-19 di Kabupaten Sumenep hanya pada kisaran 20 sampel per hari," singkatnya.
Untuk diketahui, Pemkab Sumenep telah menggelontorkan dana sebesar Rp 4 miliar untuk pembelian alat-alat penunjang pengoperasian mesin PCR tersebut.
