Pedagang Pasar Besar Kota Batu Keluhkan Talang Jebol, Kepala UPT: Kondisi itu Sudah Lama

Reporter

Mariano Gale

01 - Feb - 2021, 11:37

Adanya talang jebol di unit 3 Pasar Besar Kota Batu, Senin (1/2/2021)


MALANGTIMES- Pedangang Pasar Besar Kota Batu khusunya di unit 3 area pedagang barang bekas mengeluhkan adanya talang yang jebol. Salah satunya Erwin yang memiliki kios yang berdekatan dengan talang yang jebol tersebut.

Talang jebol itu sudah lama terjadi akibat musim hujan datang apalagi ditambahnya curah hujan yang tinggi. Hal itu membuat para pedagang disekitar mengajukan kepada UPT untuk diadakannya pemeliharaan fisik pasar. Namun hal tersebut tidak bisa terlaksana.

Baca Juga : Di Depan Deddy Corbuzier, Abu Janda Diceramahi Gus Miftah soal Cuitan "Islam Arogan"

"Tahun 2020 kemarin kami sudah ajukan itu karena melihat kondisi talang yang semakin parah. Namun pengajuan itu tidak terlaksana. Terkadang kami urunan untuk membeli seng dan menutup talang yang jebol itu," ungkapnya, Senin (1/2/2021).

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Besar Batu, Agus Suyudi mengatakan, kondisi tersebut memang sudah lama. Dikarena tingkat hujan yang tinggi membuat talang tersebut tidak mampu menampung aliran air yang banyak dan mengakibatkan jebol.

"Kalau diakibatkan karena banyak tumpukan sampah, saya belum bisa pastikan hal itu. Karena saya cek itu tidak ada. Untuk dibeberapa titik juga jarang ada yang bocor talangnya," ungkapnya.

Agus juga sempat mengajukan pemeliharaan fisik yang disalurkan melalui para pedagang tahun 2020. Namun tidak terlaksana denga alasan Pasar Besar Batu akan segera dibangun kembali.

"Ya kan karena pasar besar ini akan dibangun. Jika kita ajukan pemeliharaan fisik kemudian terlaksana, kan melanggar aturan yang sudah ada. Nah ini sedang saya laporkan kepada atasan untuk mencari solusi bersama," jelasnya.

Baca Juga : Di Sela Launching 5 Produk Kosmetik, Helwa Beuatycare Gelar Penggalangan Dana Korban Bencana

Sebagai informasi, setidaknya ada 361 kios yang berada di unit 3 Pasar Besar, dan yang tercatat aktif hanya 200 kios. Selanjutnya, pada kios buah tercatat ada 371 kios dan hanya 50 kios yang aktif. 

"Di area itu juga terkendala karena gorong-gorong yang buntu membuat aliran air tidak lancar," ujarnya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette