Terseret Arus dan Digulung Ombak, Nelayan Banyuwangi Ditemukan Selamat
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
A Yahya
01 - Feb - 2021, 03:04
BANYUWANGITIMES - Pencarian nelayan yang terseret arus bersama sampannya di perairan Pulau Tabuhan Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi membuahkan hasil. Nelayan bernama Haerul Anam, warga dusun Paras Putih Rt. 01 / 01 Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo ditemukan Tim Pencarian dan Pertolongan (Search And Rescue) Banyuwangi Minggu (31/01/2021) setelah dikabarkan terseret pada Sabtu (30/1/2021).
Haerul ditemukan di perairan Pantai Bimorejo dengan kondisi selamat sekitar pukul 11.00. Haerul terseret arus ketika memancing ikan di laut dengan menggunakan perahu sampan menuju perairan sekitar Pulau Tabuhan Kecamatan Wongsorejo.
Baca Juga : Umat Hindu Tulungagung Peringati Hari Raya Saraswati di Pura Giri Amerta
Wahyu Setia Budi, Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi menjelaskan setelah mendapatkan laporan dari petugas Polairud Polresta Banyuwangi, pihaknya menggelar operasi penyisiran di sekitar laokasi dengan radius pencarian 2-3 nautical mil (NM).
Rencananya penyisiran dibagi 2 kali pergerakan yaitu pukul 08.00 WIB dengan kekuatan 7 personel yang terdiri dari 4 orang Basarnas dan 3 personel anggota Polairud Ketapang Banyuwangi. Kemudian pada 13.00 WIB dengan kekuatan 7 personel, 4 orang dari Basarnas dan 3 orang Polairud Ketapang Banyuwangi.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan oleh teman-teman SAR gabungan di sekitar di perairan Pantai Bimorejo dengan kondisi selamat dan sehat walafiat pada sekitar pukul 11.00 WIB,” jelas Wahyu.
Adapun kronologis kejadian sehari sebelumnya pada hari Sabtu (30 /01/ 2021) sekitar jam 06.30 Haerul Anam pergi memancing ikan di laut dengan menggunakan perahu jukung atau sampan menuju Perairan sekitar Pulau Tabuhan kecamatan Wongsorejo Banyuwangi .
Sekitar pukul 14.00 WIB mesin jukung tersebut mengalami kerusakan dan mati mesin. Kemudian korban berusaha memasang layar namun karena kencangnya angin mengakibatkan layar jukung tersebut patah.
Baca Juga : Sambangi Pasar Tradisional, Tim Razia PPKM Bagi Masker kepada Pengunjung
Salah seorang nelayan Misnadin (45 thun) sempat memberikan pertolongan namun karena kencangnya tiupan angin dan tingginya gelombang laut korban tidak bisa tertolong dan bersama jukungnya korban terseret arus ke arah utara Pulau Tabuhan. Pada pukul 16.00 sore pihak keluarga sudah berusaha mencari namun belum ditemukan.
Kemudian pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polairud Ketapang Banyuwangi dan informasi tersebut disampaikan kepada Basarnas Pos Banyuwangi. Karena sudah malam maka operasi pencarian dilakukan Minggu pagi.
