Hujan 6 Jam, Sungai Bedadung Meluap, Ribuan Rumah ‘Klelep’

30 - Jan - 2021, 03:47

Beberapa rumah warga yang terendam banjir akibat dari luapan Sungai Bedadung Jember (foto: istimewa/ JatimTIMES)


JEMBERTIMES - Hujan yang mengguyur kabupaten Jember, terutama di lereng Argopuro sisi timur yang berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso, Jumat (29/1/2021) sore diguyur hujan lebat hingga petang hari, akibat dari banjir ini, sungai bedadung yang merupakan sungai terpanjang dan menjadi ikon Kota Jember meluap.

Dari pantauan media ini, luapan Sungai Bedadung di bagian hulu, sangat mengkhawatirkan, karena permukaan air sudah menyentuh dengan bibir jalan dan jembatan. “Ini baru pertama kalinya Sungai Bedadung banjir setinggi ini, entah di daerah bawah (hilir) bisa jadi tambah parah,” ujar warga Biting Arjasa Jember.

Baca Juga : Tak Layak Huni, Sejumlah Pihak di Pamekasan Bedah Rumah Pak Nito

Sementara, dari laporan relawan PMI Kabupaten Jember, yang melakukan pemantauan meluapnya aliran Sungai Bedadung, beberapa rumah warga di sepandang DAS (Daerah Aliran Sungai) sudah mulai terendam, bahkan ketinggian air yang merendam rumah warga mencapai dada orang dewasa.

“Ada 12 rumah di sekitar Jalan Sumatra di samping Gladak Kembar yang terendam, saat ini sudah mulai mengungsi, beberapa tim PMI bersama dengan BPBD saat ini meluncur ke arah Wuluhan daerah hilir Sungai Bedadung,” ujar Gufron Humas PMI Kabupaten Jember kepada media.

Begitu juga di beberapa rumah warga yang tinggal di bantaran Sungai Bedadung di wilayah Kelurahan Kepatihan Kaliwates Jember, rumah warga yang berada di bagian bawah juga terendam, beruntung 1 bayi dan 1 nenek yang kondisinya lumpuh berhasil diungsikan oleh warga sebelum banjir semakin meluap.

Sampai berita ini ditulis, kondisi air di sungai yang memiliki panjang 161 km ini masih mengkhawatirkan, terlebih hujan ringan masih mengguyur bagian hulu di lereng Gunung Hyang Argopuro sisi timur.

Baca Juga : Plengsengan Longsor, Pagar Pembatas Sekolah Roboh

Beberapa warga juga terus memantau kondisi air di setiap jembatan yang melintas di beberapa wilayah yang dilalui Sungai Bedadung.

“Saat ini dam di Bendungan Talang sudah dibuka total, dan terus dipantau, jika ketinggian air naik 1 meter, kondisi di hilir seperti Kecamatan Balung dan Wuluhan sampai Puger, tentu lebih parah dan kami mengimbau agar warga waspada dan menjauhi aliran Sungai Bedadung,” pungkas Gufron. (*)


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette