Tersinggung Dipandang, 5 Pemuda Keroyok Pria Hingga Babak Belur
Reporter
Anang Basso
Editor
Pipit Anggraeni
22 - Jan - 2021, 04:29
TULUNGAGUNGTIMES - Gara-gara pandangan mata, 5 pemuda di Tulungagung hajar seorang pemotor yang bernama Rio Ferdiansyah (23) warga Desa Bono Kecamatan Boyolangu pada Selasa (19/1/2021) dini hari. Lima pemuda itu diketahui adalah MH (17), MU (17) warga Kecamatan Gondang, DV (18), JJ (18), warga Kecamatan Pakel, dan AR (17) warga Kecamatan Sumbergempol.
“Betul, 5 pelaku berhasil kita amankan sekitar 36 jam setelah kejadian,” kata Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Purwanto, Kamis (21/1/2021) malam.
Baca Juga : Selama PPKM di Kabupaten Malang, Temukan 2.848 Pelanggar
Kasus pengeroyokan ini menurut Rudi bermula saat Rio sedang mengendarai sepeda motor sendirian ke wilayah Karangrejo. Saat di SPBU, Rio berpapasan dengan lima pelaku yang juga mengisi BBM sepeda motornya.
"Antara korban dan pelaku ini bertemu lalu saling pandang,” ujarnya.
Karena tersinggung, 5 pelaku mengejar Rio dengan mengendarai 3 sepeda motor Honda Mega Pro, Honda Beat, dan Yamaha Mio J. Setelah dekat dengan Rio, satu pelaku menendang sepeda motornya lalu menghentikannya.
"Korban berhenti kemudian satu pelaku yang dibonceng motor Mega Pro turun," ungkapnya.
Saat itulah 1 pelaku memegang Rio dan pelaku lain memukul dan menendang mengenai kepala, punggung, dan kaki hingga terjatuh.
Rio tak berdaya dihajar lima pemuda di Jalan Mayjend Sungkono masuk Kelurahan Kutoanyar.
Baca Juga : Kesal Main Game ML, Mantan Timnas U-19 Hajar Kekasihnya Sampai Babak Belur
"Korban tak terima dan melaporkan kejadian itu. Kita kemudian melakukan penyelidikan dan hasilnya salah satu pelaku berhasil teridentifikasi," jelasnya.
Dua pelaku pertama diamankan ditempat kos, pada Rabu (20/01/2021) sekitar jam 22.00 WIB, yakni AR dan MU dan selanjutnya, DV, JJ, dan MC diamankan di rumah masing-masing.
"Pengakuan para pelaku ini tersinggung karena saat berpapasan, korban memandangi para pelaku seperti menantang berkelahi," tambahnya. Hingga kini, 5 pemuda yang diamankan masih menjalani penyidikan guna proses hukum lebih lanjut.
