Satu Pedagang Meninggal Akibat Covid-19, Pasar Ngentak di Kabupaten Blitar Ditutup
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
18 - Jan - 2021, 10:17
Kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar yang masih tinggi memunculkan kluster pasar tradisional. Dilaporkan Pasar Ngentak di Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ditutup selama tiga hari.
Penutupan dilakukan sejak Sabtu 16 Januari sampai Senin 18 Januari. Penutupan ini setelah salah seorang pedagang yang berjualan buah di depan pasar meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.
Baca Juga : Tolak Vaksin, Siap-Siap Nakes Kota Batu Dicabut Izin Praktik
Saat dikonfirmasi, Camat Nglegok Aan Ernawanto membenarkan kabar tersebut. Pasca menerima kabar tersebut pihaknya langsung menggelar musyawarah bersama-sama dengan pengelola pasar, pedagang dan perangkat desa. Hasilnya diputuskan kegiatan jual beli di Pasar Ngentak ditutup sementara.
“Pasar Ngentak ditutup sementara setelah ada pedagang yang meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Jadi akhirnya berdasarkan keputusan pengelola pasar, para pedagang dan perangkat desa pasar ditutup sementara," terang Aan Ernawanto, Senin (18/1/2021).
Dikatakanya, selain untuk memutus penularan, penutupan juga dilakukan untuk dilakukan penyemprotan desinfektan di dalam pasar dan ruko-ruko di sekitar pasar. Selama ditutup, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar juga telah melakukan tracing dan testing kepada keluarga dan orang yang pernah kontak erat dengan pasien.
“Tracing dan testing telah dilakukan tapi hasilnya belum diketahui. Meski hasilnya belum keluar yang terpenting adalah kita telah lakukan upaya pemutusan penularan,” imbuhnya.
Baca Juga : Cari Pendonor Plasma Konvalesen, PMI Kota Kediri Wawancarai 50 Penyintas Covid-19
Sekedar diketahui, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 2.767 kasus. Dengan angka kematian mencapai 198.
