Sempat Tutup karena Covid, Pasar Rejotangan Dibuka Lagi setelah Disterilisasi

Reporter

Anang Basso

Editor

Yunan Helmy

18 - Jan - 2021, 02:42

Kondisi Pasar Rejotangan saat disterilisasi. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES


Pasar Rejotangan di Tulungagung sempat ditutup selama dua hari mulai Jumat dan Sabtu, 15 dan 16 Januari 2021 lalu. Namun Minggu (17/01/2021) hari ini pasar tersebut telah dibuka. 

Pembukaan pasar disampaikan Kapolsek Rejotangan AKP Hery Poerwanto saat dikonfirmasi awak media. Purwanto mengatakan penutupan pasar dilakukan untuk melakukan sterilisasi dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan setelah ada pedagang sayur yang dinyatakan positif covid-19.

Baca Juga : Kelabui Petugas dengan Tutup Pagar dan Matikan Lampu, Kafe di Kota Malang Disegel

"Aktivitas dipasar dimulai dari jam 2 sampai jam 6 pagi. Pada jam-jam tersebut, pasar relatif ramai lantaran banyak yang berbelanja sayur. Hal itulah yang membuat kita sepakat menutup sementara untuk dilakukan penyemprotan. Pasalnya, jika tidak dilakukan, hal itu justru akan sangat berisiko bagi para pedagang lainnya maupun pengunjung pasar," kata Purwanto.

Penyemprotan yang dilakukan merupakan inisiatif dari Satgas Covid-19 Kecamatan Rejotangan. Pihak yang terlibat di antaranya kecamatan, koramil, polsek dan Puskesmas Rejotangan. "Kami juga sudah koordinasikan ke Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung. Mereka menyetujui nisiatif kami karena memang ini langkah yang bagus untuk pencegahan,” ujarnya.

Saat ini aktivitas di Pasar Rejotangan sudah kembali berjalan seperti sebelumnya. Untuk itu, kapolsek tetap mengimbau kepada pedagang maupun pembeli di Pasar Rejotangan agar melakukan kegiatan transaksi jual -beli secara hati-hati. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan  (prokes) 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Memang setelah dilakukan sterilisasi dua hari kemarin, bisa dibilang area pasar saat ini sudah bisa dibilang aman. Tetapi agar tidak tertular covid-29, kita juga harus tetap menerapkan prokes 3M,” ungkapnya.

Wakil Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro juga membenarkan  ada 3 pedagang Pasar Rejotangan yang terkonfirmasi positif dan 1 d iantaranya meninggal dunia.

Baca Juga : Masih Misterius, Inilah Ciri Mayat Mr X yang Ditemukan di Alas Kandung Tulungagung

Menurut Galih, saat ini pedagang itu sedang menjalani perawatan di RSUD dr Iskak. Sedangkan  pihak keluarga yang bersangkutan hanya dilakukan isolasi diri di rumah.

“Dari yang kontak erat dengan yang bersangkutan, yakni keluarga, sudah dilakukan uji swab. Saat ini tinggal menunggu hasilnya,” ucapnya.

Galih menambahkan, awalnya justru malah mau dilakukan penutupan tiga hari. Namun, setelah satgas kecamatan meminta pendapat satgas kabupaten, kemudian disepakati untuk ditutup dua hari saja untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette