Aliansi BEM Banyuwangi Tagih Janji Bupati

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Dede Nana

08 - Jan - 2021, 02:25

Aliansi BEM Mahasiswa Banyuwangi menggelar demonstrasi di depan kantor Pemkab Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)


Apabila tidak ada respon atau tindak lanjut dari Bupati Banyuwangi dalam sepuluh hari ke depan, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) akan melakukan aksi besar-besaran di Banyuwangi. 

Begitulah pernyataan itu disampaikan oleh Rino Bakhtiar, Koordinator Umum Aliansi BEM Banyuwangi dalam aksi demonstrasi di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga : Koalisi Masyarakat Bela Kiai Muqit Laporkan 4 Warga dan Bupati Faida ke Polisi

Menurut Rino, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penanganan wabah Covid-19 di wilayah Banyuwangi, Aliansi BEM mendesak bupati untuk segera terbuka dengan data dan strategi kebijakan maupun pengelolaan anggaran penanganannya.

“Kami juga mendesak Bupati Banyuwangi untuk memberikan fasilitas Rapit Tes-PCR (Swab) secara gratis untuk seluruh masyarakat Banyuwangi,” tegasnya.

Dalam aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa tersebut merupakan upaya menindaklanjuti surat permohonan audensi yang diajukan oleh Aliansi BEM Banyuwangi pada Selasa (5/7/2021) lalu.

Adapun permasalahan yang ingin disampaikan adalah terkait penyebaran wabah Covid 19 di Kabupaten Banyuwangi yang tidak kunjung melandai. Selain itu terkait transparansi pengelolaan anggaran penanganan Covid-19.

"Karena sampai saat ini sebagian besar masyarakat belum mengetahui besarnya anggaran penanganan Covid-19 maupun bantuan sosial bagi warga masyarakat yang terdampak. Kami menanyakan arah kebijakan dan strategi yang diambil Pemkab Banyuwangi untuk menekan penyebaran kasus Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga : Waspada Angin Kencang, Kota Batu Diprediksi Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan

Namun yang disayangkan oleh Aliansi BEM Banyuwangi, Pemkab tidak membuka ruang diskusi bersama mahasiswa. 

“Pemkab Banyuwangi masih tidak terbuka dengan masyarakat terkait penanganan wabah Covid-19. Dan tidak menjalankan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2014 tentang keterbukaan informasi publik,” ucap Rino.

 


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette