PMI Jember-RSD dr Soebandi Tanda Tangani Kerja Sama Pelayanan Plasma Darah

Reporter

Moh. Ali Mahrus

Editor

Yunan Helmy

08 - Jan - 2021, 01:55

Penandatanganan MoU antara PMI Jember dengan RSD dr Soebandi dalam pelayanan plasma konvalesen. (foto : istimewa / Jatim TIMES)


Mengawali tahun 2021, PMI Jember bersama dengan RSD dr Soebandi memberikan kado awal tahun kepada masyarakat Jember. Kado tersebut berupa penandatanganan kerja sama pelayanan plasma konvalesen.

Pelayanan plasma konvalesen untuk terapi pasien covid-19 yang kondisinya cukup berat. Sampai hari ini banyak kalangan menilai terapi plasa konvalesen evektif untuk menyembuhkan pasien covid-19 yang kondisinya berat. 

Baca Juga : 5 Puskesmas dan 4 RS Rujukan Kota Batu Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

"Kerja sama pelayanan plasma konvalesen ini menyikapi kondisi pandemi covid-19 yang butuh keseriusan penanganan. Untuk itu, kami dan RSD dr Soebandi berkolaborasi untuk memproduksi plasma konvalesen," ungkap Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zainal Abidin SH MH Kamis (7/1/2021) saat memberikan sambutan.

Zaenal menjelaskan,  kebutuhan plasma konvalesen saat ini sangat besar. Hal ini mengingat manfaat cukup baik dalam penanganan pasien covid-19, sehingga pihaknya menggandeng RSD. dr Soebandi untuk bekerja sama dalam menyiapkan peralatan produksi plasma konvalesen.

"Manfaat dari plasma konvalesen cukup baik. Karena itu, kami berkoordinasi dengan pihak RSD dr Soebandi untuk bisa memenuhi plasma konvalesen di daerah jejaring PMI Jember. Kerja sama ini berkaitan secara teknis terkait dengan SDM dan peralatan produksi plasma konvalesen," jelasnya.

Zainal juga mengatakan bahwa pemenuhan plasma konvalesen sesuai dengan tupoksi PMI sebagaimana amanat UU No 1 Tahun 2018. Yakni PMI diharuskan turut serta dan aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya pemenuhan kebutuhan darah

Berdasarkan data terhimpun, terapi plasma konvalesen merupakan salah satu cara ampuh untuk menyembuhkan covid-19. Adapun plasma konvalesen berasal dari plasma sel darah dari mantan penderita covid-19 yang sudah sembuh.

Para penyintas plasma konvalesen harus melalui proses ketat untuk bisa menjadi pendonor. Plasma konvalesen memberikan antibodi yang sudah jadi dari seseorang ke orang. 

Baca Juga : Libur Nataru, Stasiun KA Blitar Berikan Fasilitas Layanan Rapid Test Antigen

Sementara, dr Dudung Ari Rusli -kepala UDD PMI Kabupaten Jember- menjelaskan donor penyintas ini nantinya akan diambil plasma darah di dalam tubuhnya dan diperiksa hingga hasilnya akan diberikan kepada pasien covid-19 yang sedang terinfeksi dengan gejala sedang hingga berat. 

Dudung menjelaskan, syarat untuk donor plasma darah untuk plasma konvalesen covid-19. “Diutamakan laki-laki. Jika perempuan, yang belum pernah hamil, karena jika sudah pernah hamil maka dalam plasma darahnya akan mengandung antibodi yang cukup berisiko jika ditranafusikan ke orang lain,” ujar Dudung. 

Kemudian sehat dan dibuktikan dengan hasil laboratorium. “Bebas dari infeksi virus corona, atau telah sembuh minimal selama 14 hari.  Bebas dari virus, parasit atau patogen lain berpotensi bisa ditransmisikan melalui darah, memiliki antibodi yang cukup tinggi," pungkasnya.

 


Topik

Kesehatan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette