Ketua GPK Jombang: Badai Covid-19 Berlalu jika Kompak Terapkan Protokol Kesehatan
Reporter
Adi Rosul
Editor
Yunan Helmy
03 - Jan - 2021, 02:11
JOMBANGTIMES - Pandemi covid-19 belum juga usai hingga penghujung tahun 2020. Tak hanya kesehatan, pandemi juga berdampak nyata pada semua sektor sendi kehidupan. Karena itu, tahun 2021, kebersamaan melewati badai covid-19 masih sangat diperlukan.
Hingga di penghujung tahun 2020 lalu, kasus covid-19 di Kabupaten Jombang menyentuh angka 2.319 secara akumulatif. Dari angka itu, kasus sembuh mencapai 1.977, 96 orang dirawat, serta 246 orang meninggal dunia akibat covid-19.
Baca Juga : Waspada Angin Kencang, Kota Batu Diprediksi Diguyur Hujan Deras Hingga Maret
Masa pandemi covid-19 sepanjang tahun 2020 ini diibaratkan menjadi mimpi buruk bagi seluruh bangsa Indonesia, khususnya warga di Kabupaten Jombang. Betapa tidak, situasi yang belum pernah dialami sebelumnya harus dilalui hampir satu tahun penuh.
Bahkan, pandemi covid-19 itu juga menyerang seluruh sektor sendi kehidupan. Mulai dari sektor ekonomi, pendidikan hingga kebiasaan masyarakat yang harus beradaptasi dalam kehidupan baru.
"Tahun 2020 kita mengalami mimpi buruk yang menjelma jadi kenyataan. Dengan adanya covid-19, kita tidak pernah membayangkan kalau covid-19 itu akan memperlambat seluruh sendi kehidupan bangsa. Mulai kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi dan lainnya. Sehingga hampir atau bahkan sudah berada pada krisis ekonomi," kata Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Jombang Mujtahidur Ridho (Gus Edo) kepada JatimTIMES, Sabtu (02/01/21).
Pada penanganan covid-19, pemerintah dianggap sudah tepat dalam mengeluarkan segala kebijakannya. Mulai dari pembatasan sosial, mengurangi kerumunan hingga menunda pembelajaran tatap muka.
Maka, lanjut Gus Edo, tahun 2021 ia mengajak masyarakat untuk tidak berpangku dengan kepada pemerintah. Ia mengajak untuk melepaskan ego masing-masing individu.
Baca Juga : Derita Tumor, Pahlawan Devisa asal Tulungagung Ini Meninggal di Taiwan
Imbauan pemerintah untuk tidak berkerumun, memakai masker hingga mencuci tangan harus menjadi kesadaran bersama untuk melawan covid-19. Bila protokol kesehatan itu dilakukan, kata Gus Edo, diyakini badai covid-19 sangat bisa berakhir.
"Bagaimana dengan tahun 2021? Kita semua harus bersatu dalam melangkah bersama pemerintah dalam melawan covid-19, terutama sekali mematuhi protokol kesehatan dengan 3M dan 3T. Kalau semua satu langkah dalam kebersamaan InsyaAllah akan teratasi semua masalah," ucapnya.
