Langgar Jam Malam, Puluhan Calon Pendekar Diamankan Polisi

Reporter

Joko Pramono

01 - Jan - 2021, 02:24

puluhan remaja anggota perguruan silat saat diamankan oleh pihak kepolisian (Joko Pramono for Jatim TIMES)


Puluhan remaja yang kedapatan melanggar jam malam diamankan oleh petugas saat melakukan pengamanan malam pergantian tahun. Selain melakukan rapid test, para remaja itu pun dikenai sanksi sosial membersihkan fasilitas umum.

Para remaja yang tergabung dalam salah satu perguruan silat itu terjaring karena kedapatan bergerombol, padah jam malam telah lewat.

Baca Juga : Polsek Gambiran Perketat Jalur Selatan di Malam Tahun Baru

Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto membenarkan adanya puluhan remaja tersebut. Mereka diamankan di sekitar Pasar Senggol, Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru sekitar pukul 22.30, Kamis (31/12/20). Setidaknya ada 32 remaja yang terjaring, dan empat diantaranya adalah perempuan.

“Benar, saat itu mereka sedang nongkrong dengan teman-temanya,” ujar Siswanto.

Awalnya pihaknya mendapat laporan dari masyarakat jika ada puluhan remaja bergerombol di ruko yang berada di timur Pasar Senggol.

Kebiasaan para remaja itu berteriak-teriak, sehingga membuat gaduh di lingkungan sekitar.

Mendapati laporan itu, pihaknya langsung meluncur ke lokasi yang dimaksud dengan bantuan Sat Sabhara Polres Tulungagung.

“Kita langsung menuju lokasi dan langsung mengamankan remaja-remaja ini,” ungkapnya.

Senada, Kasat Sabhara Polres Tulungagung, AKP Shaim Shoimun Sholeh menuturkan mendapati laporan adanya puluhan remaja bergerombol, dirinya beserta anggotanya langsung ke lokasi.

Dan benar saja, tak hanya puluhan namun diperkirakan hingga seratusan remaja berkerumun di lokasi tersebut.

“Saat dilakukan penangkapan, sebagian besar lari, yang berhasil diamankan 32 remaja,” terangnya.

Selanjutnya ke 32 remaja beserta motornya dibawa ke Mapolsek Kedungwaru untuk diamankan. Para remaja itu kemudian dibawa menuju Pos Pol PP Pendopo Tulungagung guna dilakukan pendataan dan diberikan sanksi tegas.

Baca Juga : Warga Tulungagung Ramai Buru Ayam dan Arang Jelang Pergantian Tahun

Kabid Penegakan Perda dan Perbub, Artista Nindya Putra mengatakan ke 32 remaja tersebut mendapatkan hukuman sosial untuk membersihkan fasilitas umum. Lantaran masih malam, mereka diminta membersihkan lingkungan pendopo dan alun-alun.

“Ini kita minta membersihkan lingkungan saja,” ujar pria yang akrab disapa Genot itu.

Sebelumnya, puluhan remaja yang terjaring tersebut juga melakukan rapid test untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. 

Namun sebelum melakukan sanksi sosial, mereka menjalani rapid tes untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka.

Salah satu remaja putri, ES (15) warga Kecamatan Kedungwaru mengatakan jika ia hanya nongkrong saja bersama teman sekomunitas. Mereka menggunakan kaos seragam bertuliskan “Pasukan Kidul Brantas” atau disingkat Paskibra.

“Enggak janjian, hanya pingin kumpul saja,” ujar ES.

Puluhan remaja ini berasal dari Desa Bangoan, Desa Tapan, Desa Rejoagung yang semuanya berada di Kecamatan Kedungwaru. Lalu ada 2 yang berasal dari luar kota, dari Blitar dan Tuban.

 


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette