Guru Tak Lagi Jadi PNS Mulai 2021, Cuma Bisa Jadi PPPK, Ini Penjelaskan BKN

Reporter

Desi Kris

Editor

Dede Nana

30 - Dec - 2020, 10:18

Ilustrasi (Foto: Edutopia)


Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan, bahwa guru tidak akan lagi masuk dalam kategori Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai tahun 2021.  

Guru akan dialihkan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Pejanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga : Tahun Depan, PTM SMA/SMK Bangkalan Siap Diterapkan

Hal ini disampaikan oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana berdasarkan keputusan Menteri PANRB, Mendikbud, dan BKN, disepakati untuk guru akan beralih menjadi PPPK.

“Jadi bukan CPNS lagi, ke depan mungkin guru tidak dengan status CPNS tapi sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Bima pada konferensi pers, Selasa (29/12/2020) kemarin.

Lantas apa alasan guru tak akan lagi dijadikan PNS?  

Disebutkan jika menjadi PNS setelah bekerja 4-5 tahun biasanya mereka ingin pindah lokasi. Hal ini lantas dinilai bisa menghancurkan sistem distribusi guru.  

“Selama 20 tahun kami berusaha menyelesaikan itu, tapi tidak selesai dengan dengan sistem PNS. Jadi ke depan akan diubah menjadi PPPK,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bima mengatakan, jika aturan ini juga akan berlaku bagi tenaga kesehatan dokter dan lain-lain.  

Aturan ini, kata Bima, juga berlaku di negara-negara lain di mana jumlah PPPK di bawah naungan pemerintah mencapai 80 persen. Sementara PNS hanya 20 persen.  

Baca Juga : Penghujung 2020, 35 Kepala SD dan SMP di Kota Malang Dikukuhkan, Ini Daftarnya

“Negara-negara maju juga melakukan hal yang sama. Jumlah PPPK di negara maju itu sekitar 70 sampai 80 persen, dan PNS hanya 20 persen,” cetus Bima.

Seperti diketahui, CPNS 2021 akan ada 1 juta formasi bagi guru PPPK. Sementara bagi guru yang saat ini sudah berstatus PNS hanya tinggal menunggu waktu hingga pensiun nanti.

"Yang sekarang PNS akan menunggu batas usia pensiun, semua yang baru nanti akan jadi PPPK," jelasnya.  

 


Topik

Pendidikan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette