Janda di Jombang yang Tewas Terbunuh Alami Pecah Tengkorak dan Tulang Dada Patah

Reporter

Adi Rosul

Editor

Yunan Helmy

22 - Dec - 2020, 11:49

Korban saat dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


JOMBANGTIMES - Waras (54) ditemukan tewas terbunuh di warungnya, Dusun Bahudan, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang. Korban meninggal akibat tengkorak kepala pecah dan tulang rusuk bagian dada patah akibat benda tumpul.

Kapolsek Kesamben AKP Slamet Hariana mengatakan, mayat janda satu anak itu telah selesai dilakukan autopsi oleh dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri. Dari hasil autopsi, diketahui korban mengalami sejumlah luka di kepala dan dada.

Baca Juga : Perhiasan Milik Janda Anak Satu di Jombang Hilang saat Ditemukan Tewas di Warungnya

Di bagian kepala, tengkorak korban pecah dan pembuluh darah di otak pecah. Sementara, tulang dada korban juga patah. Hal ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Hasil autopsi ditemukan tulang tengkorak pecah, perdarahan pada otak karena pembuluh darah pecah. Kemudian di tubuh pada tulang dada juga pecah," terangnya saat dihubungi wartawan, Selasa (22/12).

Dijelaskan Slamet, luka yang terdapat pada korban akibat pukulan benda tumpul. Namun, ia belum bisa memastikan korban mengalami berapa kali pukulan dan dengan alat apa.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga tidak menemukan benda tumpul yang diduga digunakan pelaku memukul korban hingga tewas.

"Alat untuk memukul korban belum kami temukan. Begitu juga berapa kali korban dipukul belum kami ketahui. Yang jelas menggunakan benda tumpul. Ini masih kami cari," tandasnya.

Slamet juga mengungkapkan kalau identitas pelaku sudah dikantongi polisi.  Saat ini, petugas sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Penyelidikan sudah mengerucut ke pelaku. Saat ini sedang upaya pengungkapan," kata Slamet.

Baca Juga : Lagi, Nama Wawali Malang Dicatut Oknum Penipuan Berkedok Donasi

Peristiwa tewasnya Waras pertama diketahui oleh pelanggannya yang hendak membeli kopi di warungnya pada Minggu (20/12) sekitar pukul 16.30 WIB. Janda anak satu itu tewas di atas tempat tidur di dalam warung nasi dan kopi miliknya.

Dari hasil penyelidikan polisi, perhiasan korban juga diketahui hilang. Korban diketahui setiap harinya selalu mengenakan gelang dan cincin emas. Namun, penyidik belum bisa merinci jumlah perhiasan korban yang hilang.

Hilangnya perhiasan korban ini dicurigai bahwa Waras merupakan korban perampokan dan pembunuhan. "Untuk sementara, yang kami ketemukan di TKP, gelang dan cincin sudah tidak dikenakan oleh korban. Saat ini kami lakukan penyelidikan terlebih dahulu agar terang perkara ini," jelas Kanit Resmob Satreskrim Polres Jombang Aiptu Eko Sudarto.

 


Topik

Hukum dan Kriminalitas, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette