Mengenal Layanan Swab Antigen di UB, 30 Menit Hasil Keluar
Reporter
Imarotul Izzah
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
17 - Dec - 2020, 02:14
Klinik Universitas Brawijaya (UB) Malang telah memiliki pilihan layanan untuk skrining covid-19. Terbaru, di bulan Desember 2020 ini, Klinik UB membuka layanan swab antigen, yang dapat diakses baik sivitas maupun masyarakat umum.
Menurut Direktur Klinik UB dr Fida Rahmayanti MMRS, swab antigen adalah untuk keperluan skrining. Sampel diambil dari orofaring dan nasofaring. Ia kemudian menjelaskan perbedaan swab antigen dengan swab PCR.
Baca Juga : Begini Cerita Bupati Jombang Terpapar Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh
"Yang membedakan dengan swab PCR adalah swab antigen mendeteksi bagian protein virus, sedang swab PCR mendeteksi materi genetic virus, dalam hal ini RNAnya," terangnya.
Selain itu, proses swab antigen lebih singkat dibanding PCR. Untuk mendapatkan hasil, sampel PCR harus diproses di laboratorium, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
"Sedangkan pada swab antigen, sampel dimasukkan dalam kit berbentuk kaset dan hanya membutuhkan waktu 20-30 menit," timpalnya.
Untuk ketepatan hasil, kata dia, swab antigen memiliki akurasi hingga di atas 70 persen. "Swab PCR tetap menjadi gold standard untuk diagnostik," imbuhnya.
Untuk 1 kali tes, biaya swab antigen di kisaran Rp 350 ribu Lebih murah dibanding swab PCR yang biayanya mencapai Rp 900 ribu.
Baca Juga : Angka Kasus Covid-19 Tinggi, Sutiaji Minta Puskesmas Maksimalkan Antrean Online
"Tujuan Klinik UB membuka layanan ini adalah untuk membantu percepatan penanganan covid-19," katanya.
Fida berharap alat ini dapat diaplikasikan sebagai pilihan untuk skrining massal, khususnya bagi sivitas UB.
